Menekraf dorong inovasi teknologi buatan Indonesia tembus pasar global - ANTARA News Ambon, Maluku

September 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mendorong perusahaan teknologi Indonesia terus melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan industri dan menciptakan nilai tambah hingga menembus pasar global.

Teuku Riefky Harsya yang juga merupakan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menilai perkembangan McEasy menjadi salah satu contoh positif perusahaan teknologi asal Indonesia yang memiliki inovasi untuk memperkuat ekosistem mobilitas, transportasi, dan logistik.

“Indonesia memiliki talenta, pasar, dan kebutuhan industri yang dapat menjadi ruang tumbuh bagi inovasi teknologi, seperti yang ditunjukkan oleh McEasy. Tantangannya adalah memastikan inovasi tersebut terus dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah, mampu dikomersialisasikan, dan pada akhirnya dapat bersaing di pasar global,” ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dalam perjalanan karir perusahaan sejak 2017, McEasy berhasil memperoleh pendanaan Seri B senilai 9 juta dolar AS dari Integra Partners, perusahaan modal ventura berbasis Singapura, dengan fasilitas growth debt dari InnoVen Capital, setelah sebelumnya memperoleh pendanaan Seed dan Seri A dari East Ventures serta Granite Asia.

Inovasi teknologi mereka juga digunakan sekitar 2.000 perusahaan, dengan sistem yang mencatat sekitar 350 juta kilometer perjalanan kendaraan setiap bulan.

Co-Founder & CEO McEasy Raymond Sutjiono menyampaikan bahwa pendanaan Seri B menjadi langkah penting untuk mempercepat pengembangan teknologi analitik dan kecerdasan artifisial perusahaan, sekaligus menjadi modal untuk memperluas bisnis ke pasar Asia Tenggara.

“Pendanaan ini memungkinkan kami beralih dari sekadar merekam menjadi mampu memprediksi, mengubah sembilan tahun data kendaraan menjadi model AI yang membantu operator armada mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya, bukan hanya apa yang sudah terjadi,” ujar Raymond.

Riefky mengatakan capaian itu menunjukkan bahwa perusahaan teknologi Indonesia memiliki kapasitas untuk membangun produk yang menjawab kebutuhan industri sekaligus memperoleh kepercayaan pasar dan investor.

Menteri Ekraf menambahkan Kementerian Ekraf berkomitmen menjalankan peran sebagai fasilitator pendamping untuk membantu startup teknologi memperkuat perjalanan dari inovasi menuju komersialisasi agar dapat tumbuh menjadi produk dan bisnis yang berkelanjutan.

Hal itu agar inovasi yang lahir dari Indonesia tidak berhenti pada tahap prototype namun harus dikembangkan, dilindungi, dikomersialisasikan, dan diperluas ke pasar yang lebih besar.

Pewarta: Fitra Ashari
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.