Negara kita adalah negara kepulauan terbesar di dunia, negara kepulauan terbesar dengan populasi terbesar adalah Indonesia. Ini mengandung kompleksitas sendiri untuk mengelola administrasi pemerintahannya
Kabupaten Sumedang (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu beradaptasi dengan karakteristik daerah penugasan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang beragam sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan di seluruh Indonesia.
Tito saat Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan Doktor Ilmu Pemerintahan Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Minggu, mengatakan lulusan IPDN akan menjadi bagian dari aparatur sipil negara (ASN) yang memegang peran penting dalam mengelola administrasi pemerintahan secara efektif dan efisien.
Menurut dia, tantangan tersebut semakin besar karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah penduduk yang besar serta tingkat kemajemukan yang tinggi sehingga membutuhkan ASN yang mampu memahami kondisi sosial di setiap wilayah.
Baca juga: Mendagri dorong lulusan IPDN perkuat birokrasi berbasis ilmu
"Indonesia kita adalah negara yang besar, itu harus kita betul-betul pahami. Negara kita adalah negara kepulauan terbesar di dunia, negara kepulauan terbesar dengan populasi terbesar adalah Indonesia. Ini mengandung kompleksitas sendiri untuk mengelola administrasi pemerintahannya," kata Tito.
Ia menjelaskan keberagaman Indonesia juga tercermin dari karakter masyarakat yang berbeda-beda. Mengacu pada pandangan seorang sosiolog, Indonesia memiliki empat tipe masyarakat, yakni informative society, industrial society, agricultural society, dan pre-agricultural society, yang masing-masing memerlukan pendekatan pelayanan pemerintahan berbeda.
Oleh karena itu, Tito menegaskan ASN tidak dapat menerapkan pola pelayanan yang sama di setiap daerah. Kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat menjadi kunci agar pelayanan publik berjalan optimal.
Baca juga: Mendagri: Lulusan IPDN diminati pemda karena disiplin dan integritas
"Adik-adik semua akan berhadapan sama mereka, harus melayani mereka, Karena adik-adik akan ditempatkan di mana saja di seluruh Indonesia, dan harus siap dengan itu," ujarnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan IPDN agar siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia tanpa memilih lokasi penempatan. Menurut dia, setiap ASN harus mampu menerapkan ilmu pemerintahan sesuai dengan karakteristik masyarakat di daerah tempat bertugas.
"Harus siap beradaptasi menerapkan ilmu pemerintahannya sesuai kondisi masyarakat yang sangat variatif itu. Jangan berpikir nanti akan dinasnya di Bandung saja atau Jakarta," kata Tito.
Baca juga: Menko Yusril tekankan supremasi hukum dan integritas ASN di IPDN
Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.