Menbud sebut penyelenggaraan KILA dorong regenerasi pencipta lagu anak

September 2026 · 2 minute read

Menbud sebut penyelenggaraan KILA dorong regenerasi pencipta lagu anak

Minggu, 27 September 2026 17:56 WIB

Image Print

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri Pentas Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (27/9/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa penyelenggaraan program Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) dapat mendorong regenerasi pencipta lagu anak di Indonesia melalui lahirnya karya-karya yang berkualitas dan edukatif.

“Kalau dari pencipta lagu, kita harapkan munculnya Ibu Soed baru, A. T. Mahmud baru, Daldjono dan lain-lain,” kata Fadli kepada wartawan usai menghadiri kegiatan Pentas KILA Tahun 2026 di Jakarta, Minggu.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa KILA merupakan salah satu program dari Kementerian Kebudayaan sejak tahun 2020 yang bertujuan untuk membangun ekosistem lagu anak, mengingat keberadaan lagu anak saat ini masih jarang ditemukan.

“Kita harapkan dari KILA ini akan tumbuh lagu-lagu anak yang berkualitas, lagu anak yang mendidik, yang edukatif, sesuai dengan usianya,” ujar dia.

Fadli juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan KILA diharapkan pula dapat mendorong lahirnya lagu-lagu anak yang disukai dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Selain menciptakan lagu, program tersebut turut memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sebagai penyanyi lagu anak. Peserta lomba menyanyi lagu anak dalam program itu berasal dari kelompok usia lima hingga tiga belas tahun.

Sejak digelar pada 22 Juni hingga 31 Agustus, KILA telah diikuti oleh 814 peserta. Dari jumlah tersebut, terpilih enam finalis Lomba Cipta Lagu Anak dan 30 finalis Lomba Menyanyi Lagu Anak untuk kelompok usia 5–13 tahun.

Menurut Fadli, jumlah peserta yang mencapai 814 orang itu menunjukkan adanya minat dan talenta anak-anak di tanah air dalam menciptakan dan menyanyikan lagu anak yang dapat terus dikembangkan.

Sejalan dengan itu, Fadli Zon memandang Indonesia sejatinya memang memiliki banyak talenta anak yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang, termasuk melalui keberadaan lagu-lagu anak yang berkualitas.

“Kita punya banyak talenta anak-anak, dan kita harapkan nanti akan banyak lagu anak-anak,” ujar dia.

Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026