Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:02 WIB
Jakarta, VIVA – Media Bangladesh mulai menyoroti Timnas Indonesia menjelang laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia akan menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Pertandingan ini menjadi laga penting skuad Garuda untuk menjaga peluang lolos ke final.
Baca Juga
Sorotan terhadap Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak sebelum turnamen dimulai. Salah satu media Bangladesh, The Daily Star, menyebut skuad asuhan Thomas Dooley harus menghadapi tiga lawan dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam laporannya, The Daily Star mencatat Indonesia berada di peringkat 118 dunia, Malaysia 136, Singapura 146, sedangkan Bangladesh menempati posisi 181. Pelatih Bangladesh Thomas Dooley juga secara langsung menyebut Indonesia sebagai salah satu tantangan besar bagi timnya.
Baca Juga
"Malaysia, Singapura dan Indonesia adalah tantangan besar bagi kami," kata Dooley, dikutip The Daily Star.
Dooley sejak awal memang tidak memasang target berlebihan di FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut justru dipandang sebagai persiapan Bangladesh menghadapi SAFF Championship pada November mendatang.
Baca Juga
Namun, perjalanan Bangladesh di Grup A sejauh ini tidak berjalan sesuai harapan. Mereka kalah 0-3 dari Malaysia pada pertandingan pertama, kemudian kembali tumbang 0-1 ketika menghadapi Singapura.
The Daily Star menilai Bangladesh tampil lebih baik saat menghadapi Singapura. Kendati demikian, gol Harhys Stewart pada menit ke-35 membuat mereka harus menerima kekalahan kedua secara beruntun.
Hasil tersebut membuat pertandingan melawan Indonesia menjadi laga terakhir Bangladesh di Grup A. The Daily Star memastikan duel tersebut berlangsung di SUGBK pada Kamis, 1 Oktober.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Media Bangladesh lainnya, The Business Standard, juga menempatkan Indonesia sebagai lawan terakhir Bangladesh setelah kekalahan dari Singapura. Mereka mencatat pertandingan tersebut akan dimainkan di Gelora Bung Karno pada 1 Oktober pukul 18.30 waktu Bangladesh atau 19.30 WIB.
Pertandingan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar bagi Indonesia karena posisi di klasemen Grup A masih terbuka. Skuad Garuda saat ini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Indonesia menang 2-0 atas Singapura pada laga pembuka, sebelum bermain imbang 0-0 melawan Malaysia.
Halaman Selanjutnya
Malaysia juga memiliki empat poin, tetapi berada di puncak klasemen karena unggul selisih gol. Karena itu, pertandingan Indonesia kontra Bangladesh tidak bisa dipisahkan dari duel Malaysia melawan Singapura yang berlangsung pada waktu bersamaan.