Manuver Prabowo Sukses, Danantara Bikin Tokcer Kinerja BUMN: Laba 'Blue Chips' Kompak Melonjak

August 2026 · 3 minute read

Warta Ekonomi, Jakarta -

Manuver Presiden Prabowo Subianto dalam merombak tata kelola perusahaan negara mulai memperlihatkan hasil yang mencuri perhatian. SSemester I 2026, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat pertumbuhan laba signifikan, termasuk beberapa perusahaan yang sebelumnya dikenal memiliki persoalan kinerja.

Managing Partner Badan Usaha Milik Negara Research Group Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) Toto Pranoto menilai kinerja positif masih ditopang perusahaan-perusahaan pelat merah yang selama ini menjadi motor utama pendapatan dan laba BUMN.

Baca Juga: Di Balik Keputusan Dokter Tifa 'Hijrah' dari Kasus Ijazah Jokowi: Intimidasi hingga Upaya Pembunuhan

"Menurut saya kinerja solid masih ditunjukan  blue chips yang sedari dulu menjadi motor penggerak revenue dan profit total BUMN. Misal kinerja himbara di sektor perbankan, sektor mineral dan hasil tambang, sektor telco dan Pertamina," ujar Toto di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Toto, capaian tersebut masih dapat berkembang lebih jauh apabila proses penataan dan konsolidasi usaha negara dilakukan secara lebih cepat. Salah satu kunci yang ia soroti adalah streamlining atau penyederhanaan dan penataan struktur perusahaan negara agar pengelolaan menjadi lebih efisien, hal yang terus dilakukan oleh Danantara.

"Harapan saya supaya proses streamlining badan usaha plat merah bisa dipercepat sehingga perbaikan kinerja bisa lebih cepat dilaksanakan," lanjut Toto.

Diketahui, Semester I 2026 memperlihatkan sejumlah angka yang memperkuat optimisme terhadap kinerja dari BUMN.

PT Timah menjadi salah satu perusahaan dengan lonjakan laba paling mencolok. Laba bersih perusahaan tambang pelat merah itu mencapai Rp2,71 triliun, naik 804,7 persen dibandingkan Rp300 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut menjadi salah satu indikator paling mencolok dari perubahan kinerja BUMN. Perusahaan yang sebelumnya menghadapi sorotan terkait performanya kini mampu menghasilkan laba jauh lebih besar.

Kinerja impresif juga dicatatkan Pupuk Indonesia. Perusahaan tersebut membukukan laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, meningkat 253 persen dibandingkan Rp2,41 triliun pada semester I 2025.

Adapun PT Semen Indonesia mencatatkan pertumbuhan laba 196,5 persen, dari Rp65,24 miliar menjadi Rp193,46 miliar.

Sementara PT Agrinas Palma Nusantara mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 150 persen hingga mencapai Rp890 miliar. Angka tersebut muncul di tengah proses konsolidasi sektor perkebunan strategis di bawah pengelolaan BUMN.

Pertumbuhan juga terlihat di sektor jasa keuangan dan logistik. PT Pegadaian mencatat kenaikan laba 84,6 persen menjadi Rp6,59 triliun. PT Pelindo menyusul dengan pertumbuhan 60,4 persen menjadi Rp2,57 triliun.

PTPN IV PalmCo juga membukukan pertumbuhan laba 54 persen menjadi Rp3,23 triliun. Sementara Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat kenaikan laba 40,8 persen menjadi Rp2,40 triliun.

Bank Mandiri di sisi lain yang merupakan salah satu bank pelat merah terbesar juga mampu meningkatkan laba bersih sebesar 24,3 persen menjadi Rp30,41 triliun.

PT Pertamina Geothermal Energy juga mencatat pertumbuhan laba 15,5 persen menjadi 79,61 juta dolar AS. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sektor energi bersih tetap menjadi bagian penting dari kinerja perusahaan negara.

Adapun PT Krakatau Steel disebut berhasil membalikkan kondisi dari kerugian sekitar Rp1,74 triliun menjadi laba sekitar Rp150 miliar hingga Rp185 miliar. PT Kimia Farma yang berbalik dari rugi Rp135,61 miliar menjadi laba Rp54,07 miliar.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Saya Akui Keterkenalan di Media Sosial Tak Sebanding dengan Kinerja

Turnaround dua perusahaan tersebut memiliki arti penting karena kedua perusahaan selama bertahun-tahun kerap menjadi contoh persoalan kinerja dan tantangan struktural di lingkungan BUMN.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.