Pekanbaru, (ANTARA) - Tim Manggala Agni Daerah Operasi Rengat masih menangani dua kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan dan Inderagiri Hulu, Provinsi Riau, yang luasnya mencapai 100 hektare lebih.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto mengatakan lokasi pertama berada di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Luas terbakar mencapai 64 hektare setelah dilakukan digitasi di lapangan.
"Penanganan sudah memasuki hari ke-10. Tantangannya kondisi bahan bakar padat, dan jarak tempuh menuju kepala api yang lumayan jauh. Untuk melangsir peralatan menggunakan roda dua butuh waktu 1,5 jam," kayanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Sabtu.
Untuk itu, lanjutnya, terdapat dukungan alat berat untuk membuka akses jalan masuk dan juga untuk membuat sekat bakar dan embung sebagai dukungan sumber air.
Baca juga: Manggala Agni terkendala sumber air padamkan karhutla di Riau
Lokasi karhutla kedua berada di Desa Sungai Guntung Hilir, Kabupaten Inhu dengan luas terbakar 50 hektare. Jumlah tersebut belum final dan berpotensi bertambah.
"Penanganan sudah hari keenam. Tantangannya kondisi bahan bakar padat, asap pekat di lokasi, dan kondisi angin bertiup kencang. Kondisi sumber air juga terbatas karena embung yang tersedia mengering," ujarnya.
Selain itu, akses masuk ke kepala api yang belum terbuka sepenuhnya. Akibatnya, tim menyisir dari bagian tengah lokasi dengan sumber air berupa embung dengan bentangan selang sejauh 450 meter.
"Hari ini diupayakan dukungan alat berat tambahan 3 unit untuk membuka akses ke sisi kepala api bagian utara, dan menyiapkan embung-embung sebagai sumber air, serta pembuatan sekat bakar," katanya.
Baca juga: Percepat padamkan karhutla, Manggala Agni Riau nginap di rumah warga
Ferdian menambahkan, di wilayah Riau lainnya juga terjadi kebakaran lahan seluas 10 hektare. Lokasinya di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang ditangani oleh Manggala Agni Daops Dumai memasuki hari kedua.
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.