Manfaat konsumsi jamur bagi kesehatan otak dan suasana hati

September 2026 · 3 minute read

Jakarta (ANTARA) - Jamur disebut berpotensi mendukung kesehatan otak karena mengandung ergothioneine (ergo), asam amino langka dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Pakar nutrisi kesehatan otak Maggie Moon, M.S., RD, dalam siaran EatingWell pada Minggu (13/9), mengatakan ergo termasuk nutrisi yang menawarkan manfaat khusus bagi otak.

Para peneliti menduga ergo membantu melindungi sel otak dari stres oksidatif dan peradangan yang berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.

Baca juga: Jamur Matsutake Bhutan "harta karun' yang digandrungi pasar Jepang

Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa kadar ergo yang lebih rendah dalam darah berkaitan dengan skor memori dan fungsi kognitif yang lebih buruk. Orang dengan demensia bahkan tercatat memiliki kadar ergo lebih rendah dibandingkan orang yang sehat secara kognitif.

Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi jamur dengan fungsi kognitif yang lebih baik. Studi di Jepang, misalnya, menemukan perempuan yang mengonsumsi sedikitnya 15 gram jamur per hari memiliki risiko demensia lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Sementara studi di Inggris selama 18 tahun menemukan konsumen jamur secara rutin memiliki kinerja kognitif lebih baik di berbagai bidang.

Baca juga: Benarkah jamur sudah ada di bumi jauh sebelum tumbuhan & hewan?

Pakar performa olahraga dan pengobatan integratif Sandra Carter, M.P.H., Ph.D., mengatakan lion's mane atau jamur surai singa merupakan salah satu varietas yang paling banyak diteliti. Jamur ini kaya akan erinacine dan hericenone, senyawa yang dapat memengaruhi faktor pertumbuhan saraf (NGF) dan jalur neurotropik yang berperan dalam pertumbuhan serta pemeliharaan neuron.

Namun, Carter mengingatkan bahwa temuan laboratorium tersebut belum tentu menunjukkan mekanisme yang sama pada manusia.

Analisis data NHANES juga menemukan bahwa orang dewasa lanjut usia dengan asupan jamur tertinggi memperoleh skor lebih baik dalam tes memori dan kecepatan pemrosesan dibandingkan mereka yang mengonsumsi paling sedikit.

Baca juga: BRIN kaji potensi jamur endofit untuk bahan obat-obatan

Menurut Moon, jamur juga menjadi bagian dari komponen jamur dan alga dalam diet MIND Tiongkok. “Data observasi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan ini menikmati fungsi kognitif yang lebih baik dan risiko demensia yang lebih rendah,” katanya.

Selain fungsi kognitif, konsumsi jamur juga dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik. Analisis terhadap lebih dari 24.000 orang dewasa Amerika menemukan konsumen jamur memiliki kemungkinan mengalami depresi lebih rendah. Namun, tinjauan terhadap 34 studi menyimpulkan bukti pada manusia masih beragam dan sebagian besar terbatas pada jenis jamur tertentu, termasuk lion's mane.

Jamur juga mengandung vitamin B, sementara varietas yang terpapar sinar ultraviolet dapat mengandung vitamin D.

Baca juga: Ide sarapan anak: Quiche dengan bayam brokoli dan jamur

Baca juga: Resep tumis enoki telur saus tiram yang gurih & cocok jadi lauk bekal

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.