Jakarta (ANTARA) - Manchester City resmi mengajukan banding terkait dakwaan bersalah dari Premier League soal pelanggaran regulasi finansial (FFP) Liga Inggris.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat, Manchester City mengonfirmasi mereka telah mengajukan banding pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 19.00 waktu setempat.
Pernyataan tersebut menjelaskan klub telah mengajukan banding menyeluruh terhadap pendapat Komisi Premier League terkait masalah disipliner Premier League tersebut.
"Sikap tegas Klub adalah bahwa, berdasarkan berbagai alasan, pendapat tersebut memuat kesalahan materiil yang nyata—baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta—sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan," tulis pernyataan resmi tersebut.
— Manchester City (@ManCity) October 2, 2026
Manchester City mengklaim mereka tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League, dan terdapat bukti kuat yang tak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi Klub terkait kasus itu.
Klub menegaskan akan terus menghormati proses hukum yang berlaku dan mereka memiliki keterbatasan dalam memberikan pernyataan lebih lanjut hingga seluruh rangkaian proses itu selesai.
Sebelumnya, Premier League mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan klub Manchester City bersalah atas dakwaan soal pelanggaran regulasi finansial (FFP) Liga Inggris.
Premier League menjelaskan sebuah komisi independen telah menyatakan Manchester City FC bersalah atas semua tuduhan terkait pelanggaran serius terhadap peraturan keuangan Premier League selama periode sembilan musim.
Masih dalam pernyataan tersebut, Manchester City juga terbukti bersalah atas sebagian besar tuduhan terkait kegagalan klub untuk bekerja sama dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Liga.
Baca juga: Guardiola buka suara soal kasus pelanggaran finansial Manchester City
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.