Lionel Messi Berkabung, Ayahnya Jorge Messi Meninggal Dunia di Rosario

August 2026 · 2 minute read

Hervin Saputra

| 9 Agustus 2026, 01:10 WIB

Lionel Messi Berkabung, Ayahnya Jorge Messi Meninggal Dunia di Rosario

Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, bersama trofi pemain terbaik Piala Dunia 2022 yang diraih putranya di Qatar, Desember 2022. X/TNTSportsAR

AKURAT.CO, Lionel Messi sedang berduka. Megabintang sepakbola asal Argentina itu baru saja kehilangan ayahandanya, Jorge Messi, pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

BBC menyebut bahwa Jorge Messi mengembuskan nafas terakhir di kota asalnya, Rosario, Argentina, dalam usia 68 tahun.

Diketahui bahwa Jorge Messi menghadapi sakit yang panjang sebelum meninggal dunia. Namun, pihak keluarga tak mengungkap secara rinci penyakit ayah Lionel Messi.

Lahir di Rosario pada 1 Januari 1958, Jorge bisa dikatakan sebagai figur paling penting yang membawa Lionel Messi sampai ke posisi saat ini.

Jorge adalah agen Messi sejak putranya berusia 14 tahun. Ia pula yang membawa keluarganya pindah ke Barcelona pada 2001 demi mencarikan jalan untuk karier sepakbola Messi.

Setahun sebelumnya Jorge membawa Messi melakukan uji coba di Barcelona. Keluarganya dibawa ke Katalunya pada 2001 sebelum akhirnya kembali ke Rosario sementara Jorge bertahan bersama Messi.

Klub pertama Messi semasa Kapten Tim Nasional Argentina itu masih anak-anak, Newell's Old Boys, menyebut Jorge adalah orang yang mengembangkan Messi bersama visinya.

https://www.akurat.co/bola/518946/jorge-messi-akan-sulit-bagi-anak-saya-untuk-tetap-bersama-barcelona

"Jorge adalah pilar dan orang yang mendukung dengan visi, ketat, dan perhatian terhadap karier pemain terbaik sepanjang masa bersama istrinya, Celia Cuccittini," tulis Newell's Old Boys.

"Pendampingannya yang konstan dan kepemimpinan belakang layarnya esensial dalam mendukung setiap langkah Lionel, sejak awal di (akademi) Malvinas menuju puncak kejayaan sepakbola dunia."

Sungguh pun duka, namun Jorge Messi pergi setelah ia melihat pencapaian tertinggi dalam sepakbola anak yang dibesarkannya.

Klimaksnya adalah ketika Jorge hadir di Qatar semasa Messi membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 sebagai jawaban atas "utang bakat besar" putranya kepada dunia sepakbola dan juga negerinya.

Dalam hal penghargaan individual, Jorge juga melihat putranya meraih rekor delapan kali Ballon D'Or.

Namun, konon ia tak bisa hadir ke Amerika Serikat menyaksikan Messi membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026 karena sakit.

Sempat juga beredar kabar bahwa Jorge meninggal dunia ketika Argentina menjalani laga pertama Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, Juni silam.

Keluarga Messi membantah hal tersebut dan Messi sendiri gagal mempertahankan trofi Piala Dunia setelah dikalahkan Spanyol 0-1 pada laga final di New Jersey, AS, 19 Juli silam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H

H

PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpène Pertama RI, Transfer Teknologi Dimulai

BPDP Perluas Edukasi Perkebunan dan Promosi UMKM di Surabaya Great Expo

JPO Lama di Rasuna Said Bakal Dibongkar, Permudah Akses Transportasi dan Lebih Ramah Disabilitas

Bom Mobil Guncang Kolombia Sehari Usai De la Espriella Jadi Presiden

SEA V Cup: Timnas Voli Indonesia Putri Kalah Telak dari Thailand, Manajer Soroti Rotasi dan Pengalaman Pemain Muda