Leigh-Anne Pinnock eks Little Mix Bikin Heboh di London Fashion Week, Cairan Mirip ASI Keluar dari Dadanya

September 2026 · 4 minute read

Leigh-Anne Pinnock memamerkan baby bump saat tampil di runway London Fashion Week 2026 mengenakan busana putih rancangan Di Petsa.

Perbesar

Leigh-Anne Pinnock memamerkan baby bump saat tampil di runway London Fashion Week 2026 mengenakan busana putih rancangan Di Petsa. (Instagram.com/Leighannepinnoc)

Liputan6.com, Jakarta - Leigh-Anne Pinnock memicu perbincangan setelah debut di London Fashion Week dengan busana yang menampilkan cairan putih menyerupai ASI dari bagian dadanya. Momen tersebut terjadi saat mantan personel Little Mix itu tengah mengandung anak ketiganya.

Leigh-Anne berjalan dalam presentasi koleksi Spring/Summer 2027 Di Petsa bertajuk "Holy Milk" pada Senin, 21 September 2026. Melansir People, Selasa, 22 September 2026, pertunjukan tersebut mengangkat pengalaman perempuan yang berkaitan dengan kehamilan dan keibuan.

Leigh-Anne mengenakan atasan bergaya bra dan rok panjang putih. Cairan putih yang dibuat mengalir dari area dada menjadi detail paling mencolok pada tampilannya. "Merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa berjalan di peragaan busana ini saat tengah mengandung anak ketiga," tulisnya melalui Instagram setelah pertunjukan.

Visual tersebut langsung memunculkan beragam reaksi dari publik. Sebagian melihat cairan menyerupai ASI sebagai simbol keberanian untuk menampilkan tubuh perempuan dan pengalaman menjadi ibu.

Sebagian lainnya mempertanyakan keputusan menjadikan elemen yang berkaitan dengan menyusui sebagai bagian dari penampilan fashion. Perdebatan itu tidak hanya muncul karena efek cairan pada busana.

Kehamilan Leigh-Anne membuat penampilan tersebut membawa konteks personal yang kuat. Ia kini berada pada trimester akhir dan memilih memperlihatkan baby bump ketika berjalan di panggung fashion internasional.

Leigh-Anne sebelumnya telah menjalani pengalaman menjadi ibu setelah melahirkan anak kembar perempuan bersama pesepak bola Andre Gray pada 2021. Kehadiran anak ketiga membuat tema keibuan dalam koleksi Di Petsa memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupannya saat ini.

Membawa Perjalanan Kehamilan ke Atas Runway

Leigh-Anne Pinnock tampil di runway London Fashion Week mengenakan busana putih rancangan Di Petsa yang mengangkat tema keibuan.

Perbesar

Leigh-Anne Pinnock tampil di runway London Fashion Week 2026 mengenakan busana putih rancangan Di Petsa yang mengangkat tema keibuan. (Instagram.com/Leighannepinnoc)

Melalui Instagram, Leigh-Anne juga membagikan pandangannya mengenai kesempatan tersebut. Ia menyebut pengalaman itu sebagai sesuatu yang memberdayakan dan menyinggung cara masyarakat memandang tubuh perempuan selama kehamilan. 

Desainer Dimitra Petsa menggunakan tema "Holy Milk" untuk mengeksplorasi fase perempuan dari kehamilan hingga menyusui dan menjalani peran sebagai ibu. Koleksi itu menerjemahkan gagasan tersebut melalui material putih, siluet yang mengikuti tubuh, kain transparan, serta detail cairan yang menyerupai ASI.

Petsa menempatkan susu sebagai simbol alam, keintiman, transformasi, dan kekuatan maternal. Elemen tersebut kemudian muncul sebagai bagian dari bahasa visual pertunjukan, termasuk pada penampilan Leigh-Anne. Beberapa model lain juga membawa detail yang memperkuat tema kelahiran, perawatan, dan hubungan ibu dengan anak.

Pendekatan Teatrikal

Leigh-Anne Pinnock bersiap dengan menjalani proses makeup sebelum tampil di runway London Fashion Week 2026..

Perbesar

Leigh-Anne Pinnock bersiap dengan menjalani proses makeup sebelum tampil di runway London Fashion Week 2026. (Instagram.com/Leighannepinnoc)

Pertunjukan tersebut turut menampilkan pendekatan teatrikal yang menjadi ciri karya Petsa. Detail tubuh, tekstur basah, dan permainan kain membuat koleksi terasa seperti narasi visual tentang perubahan fisik yang menyertai perjalanan menuju motherhood, serta pengalaman merawat anak.

Eksplorasi Di Petsa terhadap tema menyusui juga telah hadir dalam rancangan lain di luar koleksi "Holy Milk." Label tersebut menjual "Breastfeeding Bride Corset" dengan harga USD 1.504 atau sekitar Rp 26,8 juta, yang dirancang dengan potongan bagian dada agar dapat digunakan oleh perempuan yang sedang menyusui.

Ketertarikannya terhadap pengalaman kehamilan telah muncul sejak masa studi di Central Saint Martins. Saat itu, ia pernah mengenakan perut hamil palsu yang dibuat menyerupai kehamilan sembilan bulan untuk merasakan perubahan fisik yang menyertai kondisi tersebut.

Dekat dengan Emosi Seorang Ibu

Leigh-Anne Pinnock tampil di runway London Fashion Week 2026 mengenakan busana putih rancangan Di Petsa yang mengangkat tema keibuan.

Perbesar

Leigh-Anne Pinnock tampil di runway London Fashion Week 2026 mengenakan busana putih rancangan Di Petsa yang mengangkat tema keibuan. (Instagram.com/Leighannepinnoc)

Di Petsa mengatakan dirinya belum menjadi seorang ibu, tapi merasa dekat dengan kondisi emosional yang berkaitan dengan motherhood. Ketertarikannya pada figur ibu dalam mitologi turut memengaruhi eksplorasinya terhadap tema keibuan dalam karya-karyanya.

Eksplorasi Di Petsa terhadap pengalaman tubuh perempuan juga pernah muncul dalam rancangan sebelumnya. Pada 2025, influencer Australia Cartia Mallan tampil mengenakan gaun putih-merah dari label tersebut yang kemudian memicu perbincangan di media sosial.

Sejumlah pengikut menilai kombinasi warna pada busana itu menyerupai noda menstruasi. Mallan kemudian membela penampilannya dan mengatakan ia menyukai rancangan tersebut. Gaun itu turut menjadi sorotan karena menghadirkan interpretasi visual terhadap pengalaman tubuh perempuan melalui pendekatan khas Di Petsa.

Dia FatimahAsnida Riani

Dia Fatimah, Asnida RianiTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan