Legislator Jatim yakin KSH dan faskes Surabaya mampu atasi influenza A - ANTARA News Jawa Timur

September 2026 · 2 minute read
Saya rasa banyak sekali komponen-komponen instrumen yang dimiliki Kota Surabaya yang bisa menangkal penyebaran influenza ini menjadi lebih besar ataupun berdampak yang berbahaya bagi kondisi kesehatan anak-anak kita.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso meyakini instrumen kesehatan yang dimiliki Kota Surabaya dapat dioptimalkan untuk mencegah dan menangani penyebaran influenza A, seperti puskesmas serta kader kesehatan Surabaya (KSH)

""Saya rasa banyak sekali komponen-komponen instrumen yang dimiliki Kota Surabaya yang bisa menangkal penyebaran influenza ini menjadi lebih besar ataupun berdampak yang berbahaya bagi kondisi kesehatan anak-anak kita," katanya di Surabaya, Kamis.

Dirinya mendorong puskesmas serta KSH menjadi instrumen pelindung kesehatan dengan melakukan upaya promotif preventif kepada masyarakat.

Menurut dia, langkah promotif dan preventif tersebut perlu menyasar orang tua di setiap lingkungan serta tokoh masyarakat di Kota Surabaya. 

Edukasi mengenai faktor yang dapat memicu muncul dan menyebarnya influenza dinilai penting agar keluarga memiliki pemahaman yang memadai.

Ia menilai orang tua dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mencegah penyebaran influenza, terutama yang berpotensi menyerang anak-anak.

Cahyo mengatakan kondisi cuaca, iklim, dan faktor lingkungan menjadi beberapa hal yang dapat mendorong munculnya penyakit, termasuk influenza. 

Karena itu, upaya pencegahan perlu diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur di tingkat masyarakat.

Cahyo juga meminta masyarakat segera berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala atau telah terjangkit influenza. Rujukan dapat dilakukan ke fasilitas kesehatan yang tersedia, termasuk puskesmas.

Ia menilai puskesmas di Surabaya memiliki pelayanan, fasilitas, dan sumber daya manusia yang baik sehingga dapat menjadi salah satu instrumen dalam menangani penyakit tersebut.
 

Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.