Lagu Selamanya Jadi Theme Song FSC Forest Week 2026, Bawa Pesan Cinta Manusia dan Alam

September 2026 · 3 minute read

Jadi intinya...

Liputan6.com, Jakarta - BIG Records Asia resmi merilis "Selamanya", lagu kolaborasi Kami Berdua dan Alika Sattar yang dipercaya menjadi Official Theme Song FSC Forest Week 2026. Kegiatan press briefing di Hotel Hilton Bandung pada 4 September 2026 menjadi ajang perkenalan lagu ini kepada publik, sekaligus bagian dari rangkaian edukasi peluncuran FSC Forest Week 2026 bersama IRCOMM Group selaku induk perusahaan BIG Records Asia.

Aransemen pop modern yang hangat dan groovy dipilih untuk mengiringi pesan tentang hubungan manusia dengan alam, rasa memiliki terhadap lingkungan, dan tanggung jawab bersama menjaga hutan demi generasi mendatang. 

CEO BIG Records Asia, Isra Ruddin, meyakini kekuatan musik dalam menyampaikan pesan sosial dan lingkungan secara lebih dekat dan emosional kepada masyarakat.

"Musik memiliki kekuatan untuk membawa sebuah pesan lebih jauh karena dapat diterima melalui pengalaman dan emosi. Melalui kolaborasi Kami Berdua dan Alika Sattar, kami ingin menghadirkan sebuah lagu yang tidak hanya sebuah edukasi, tetapi juga dapat dinikmati sebagai karya musik," ujar Isra dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (8/9/2026). 

Lirik sederhana dipilih untuk mengajak pendengar melihat alam sebagai tempat kehidupan makhluk hidup yang perlu dijaga bersama. Sementara perpaduan karakter vokal Kami Berdua dan Alika Sattar turut menghadirkan warna yang saling melengkapi. 

Hadirkan Karya Musik yang Bisa Jadi Pengingat

Managing Director BIG Records Asia, Satria Pinandita, menyebut kolaborasi ini sebagai wujud komitmen menghadirkan karya musik relevan dengan nilai dan pesan berdampak positif.

"Bagi BIG Records Asia, kolaborasi menjadi salah satu cara untuk menciptakan karya yang memiliki karakter sekaligus relevan dengan audiens. 'Selamanya' menjadi pengalaman menarik karena musik dan pesan tentang keberlanjutan dapat bertemu dalam satu karya yang ringan, modern, dan mudah diterima," ujar Satria.

Ia jga mengungkap harapannya dengan berkata, "Kami berharap lagu ini dapat menjangkau lebih banyak pendengar dan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap alam dapat dimulai dari hal-hal sederhana.”

Tantangan Menulis Lagu Selamanya

A&R Director BIG Records Asia, Sunu Prasasti Aji, menjelaskan tantangan utama dalam memproduksi lagu untuk sebuah kampanye terletak pada menjaga pesan tetap kuat tanpa terkesan dipaksakan.

"Tantangan dalam membuat lagu untuk sebuah kampanye adalah bagaimana pesan yang ingin disampaikan tetap kuat, tetapi tidak terasa seperti sebuah pesan yang dipaksakan ke dalam musik. Karena itu, 'Selamanya' kami bangun dengan pendekatan pop yang groovy dan uplifting, kemudian diperkaya dengan unsur musik Indonesia," jelas Sunu.

 Tiga editorial playlist YouTube Music, yakni "Released", "Pendatang Baru", dan "Perjalanan Pagi", berhasil dimasuki "Selamanya" tidak lama setelah perilisannya. Momentum positif tersebut dinilai mampu memperluas peluang lagu ini menjangkau pendengar lebih luas lewat platform streaming musik.

Kekuatan Musik untuk Menyampaikan Pesan

Manager Business & Value Chain Forest Stewardship Council (FSC) Indonesia, Indra Setia Dewi, menyambut positif penggunaan musik sebagai medium memperluas pesan mengenai hutan dan konsumsi bertanggung jawab.

"Musik memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya hutan dan pilihan yang bertanggung jawab dengan cara yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda," ungkap Indra.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Get Ready! PRIMARIA FEST 2026 Bawa NDX A.K.A hingga Bravy dan Tenxi ke Semarang