Laba Adaro Andalan Naik, Pendapatan Tembus 2,55 Miliar Dolar AS

August 2026 · 2 minute read

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat kinerja positif pada semester I 2026. 

HUT RMOL news

Pendapatan usaha perseroan mencapai 2,55 miliar Dolar AS, naik dari 2,40 miliar Dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan turut mendorong kenaikan laba. Laba bruto AADI mencapai 782,70 juta Dolar AS, dibandingkan 695,52 juta Dolar AS pada semester I 2025. Laba usaha juga meningkat menjadi 666,54 juta Dolar AS dari 609,02 juta Dolar AS.

Sementara itu, laba periode berjalan tercatat 524,43 juta Dolar AS, naik dari 481,28 juta Dolar AS pada semester I 2025. Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai 473,77 juta Dolar AS, meningkat dari 428,68 juta Dolar AS.

Dalam laporan yang diterima RMOL. disebutkan bahwa bisnis pertambangan dan perdagangan batu bara masih menjadi penopang utama pendapatan AADI.

Segmen tersebut mencatat pendapatan eksternal 2,38 miliar Dolar AS pada semester I 2026. Pendapatan eksternal dari segmen logistik mencapai 109,19 juta Dolar AS, sedangkan segmen lainnya menyumbang 44,21 juta Dolar AS.

Dari sisi pasar, penjualan domestik mencapai 721 juta Dolar AS.

Untuk ekspor, India menjadi salah satu pasar terbesar dengan nilai 453,29 juta Dolar AS, disusul Malaysia 451,15 juta Dolar AS, Korea 219,42 juta Dolar AS, dan Cina 199,65 juta Dolar AS.

Di sisi biaya, beban pokok pendapatan meningkat menjadi 1,76 miliar Dolar AS dari 1,70 miliar Dolar AS. Meski demikian, kenaikan pendapatan masih mampu menghasilkan pertumbuhan laba bruto yang lebih tinggi.

Arus kas dari aktivitas operasi tercatat 449,87 juta Dolar AS, turun dari 542,22 juta Dolar AS pada semester I 2025. Pada periode yang sama, AADI membayar dividen 200 juta Dolar AS kepada pemegang saham.

Per 30 Juni 2026, kas dan setara kas perseroan berada di posisi 1,20 miliar Dolar AS. 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.