Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa berkaitan dengan keamanan menghiasi Jakarta yang terjadi pada Senin (10/8) kemarin, mulai dari ekshumasi Sutrimo hingga pemeriksaan YouTuber Bigmo.
Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.
1. LPSK "jemput bola" untuk dampingi keluarga Sutrimo
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melakukan "jemput bola" untuk menjangkau keluarga almarhum Sutrimo guna menawarkan hak perlindungan dan pendampingan hukum terkait kasus kematian Sutrimo yang tengah ditangani kepolisian.
Wakil Ketua LPSK Susilaningtias di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya mengenai penanganan kasus tersebut dan siap memberikan arahan kepada pihak keluarga.
Selengkapnya di sini
2. Kasus kematian Sutrimo naik ke penyidikan, ekshumasi digelar Rabu
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meningkatkan status penanganan perkara kematian seorang warga berinisial S alias Sutrimo dari tahap penyelidikan ke penyidikan, serta menjadwalkan tindakan ekshumasi pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan penanganan perkara tersebut dilakukan berdasarkan gabungan dua laporan polisi, yakni laporan masyarakat di Bareskrim Polri dan laporan keluarga korban di Polresta Banyumas, Jawa Tengah, yang kini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Selengkapnya di sini
3. Motor wartawan hilang usai liputan di Kantor Kemenko Polkam
Sepeda motor milik pewarta iNews Media Group, Danandaya Arya Putra hilang saat bertugas meliput di Kantor Kemenko Polkam, pada Senin siang dan kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Posisi motor saya parkir di trotoar karena memang kalau ada agenda Polkam sering dijadikan parkir di lokasi itu,” kata Danandaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Selengkapnya di sini
4. Polisi jadwalkan pemeriksaan YouTuber Bigmo pada Senin siang
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap seorang pembuat konten YouTube (YouTuber) bernama Bigmo terkait kasus promosi rokok elektrik (vape) yang melibatkan anak, pada Senin siang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, memastikan bahwa pihak kepolisian telah menerima kepastian kehadiran dari pihak yang bersangkutan.
Selengkapnya di sini
5. Hendak tawuran, Polisi tangkap tiga remaja bawa senjata tajam di Depok
Kepolisian Sektor (Polsek) Beji, Kota Depok, Jawa Barat, menangkap tiga orang remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan membawa senjata tajam di kawasan Jalan Kemiri Jaya, Kecamatan Beji, Depok, pada Minggu (9/8) dini hari.
Kapolsek Beji Kompol Antonius, membenarkan adanya penangkapan ketiga remaja tersebut yang awalnya dicegat oleh warga setempat.
Selengkapnya di sini
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.