KPID Kalteng-Bali saling bersinergi mendukung pelestarian budaya

September 2026 · 2 minute read

KPID Kalteng-Bali saling bersinergi mendukung pelestarian budaya

Kamis, 10 September 2026 15:22 WIB

Image Print

Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang (tengah bersama pengurus KPID Kalteng dan Bali berkunjung ke kantor DAD Kalteng di Jalan RTA Milono Km 4,5 Kota Palangka Raya, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO-KPID Kalteng  

Palangka Raya (ANTARA) - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah bersama KPID Bali mendorong penyiaran di daerah semakin berperan dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya serta kearifan lokal, khususnya budaya Dayak.

Ketua KPID Kalteng Sesa Mareki di Palangka Raya, Kamis, mengatakan penyiaran memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat melalui konten yang berkualitas dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal.

“Penyiaran dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya serta kearifan lokal kepada masyarakat, termasuk kepada generasi muda,” katanya.

Hal tersebut juga telah pihaknya sampaikan langsung saat melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi KPID Kalteng dan KPID Bali ke Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng di Palangka Raya (8/9).

Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang (tengah bersama pengurus KPID Kalteng dan Bali berkunjung ke kantor DAD Kalteng di Jalan RTA Milono Km 4,5 Kota Palangka Raya, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO-KPID Kalteng

Ia menjelaskan, pada pertemuan tersebut KPID Kalteng-Bali dan DAD Kalteng membahas pentingnya memberikan ruang yang lebih luas bagi keberagaman budaya dalam konten siaran, sehingga nilai-nilai budaya daerah dapat terus dikenal dan dipahami masyarakat.

Kunjungan yang disambut Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang beserta jajaran pengurus DAD Kalteng itu juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara lembaga penyiaran dan pemangku adat.

"Kami berharap komunikasi dengan DAD Kalteng dapat terus terjalin dalam mendukung terciptanya konten siaran yang berkualitas sekaligus menghormati budaya dan kearifan lokal," ungkapnya.

Pewarta : Adi Wibowo
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.