Komisi III DPR Desak Investigasi Kecelakaan KMP Virgo Transport 8: Tindak Tegas Jika Ada Kelalaian

September 2026 · 2 minute read

AKURAT.CO Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) harus mengusut secara menyeluruh kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, untuk memastikan penyebab kapal mengalami kecelakaan. Termasuk kemungkinan faktor cuaca, persoalan teknis, maupun kelalaian.

"Polisi dan KNKT harus telusuri secara menyeluruh, apakah ini murni karena faktor cuaca atau ada persoalan teknis maupun kelalaian yang ikut menyebabkan tragedi ini. Kalau nantinya ditemukan indikasi kelalaian, tentu harus ada pihak yang bertanggung jawab dan diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, melalui keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

Bendahara Umum Partai NasDem itu menilai, hasil investigasi tidak boleh berhenti pada penentuan penyebab kecelakaan. Temuan tersebut harus menjadi bahan evaluasi, untuk memperbaiki sistem pelayanan dan keselamatan transportasi laut.

Baca Juga: Puan Desak Pemerintah Investigasi Penyebab Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

"Yang paling penting, hasil investigasinya harus menjadi evaluasi agar tragedi seperti ini tidak terulang lagi," tegasnya.

Dia turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban kecelakaan Virgo Transport 8. Dia memastikan Komisi III DPR mendukung upaya Polri dalam proses pencarian dan identifikasi korban.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam atas tragedi KM Virgo Transport 8 ini. Selanjutnya, Komisi III mendukung penuh Polri untuk mengerahkan upaya maksimal dalam pencarian dan identifikasi korban, termasuk memastikan keluarga korban mendapat pendampingan yang diperlukan," ujarnya.

Selain pencarian korban yang masih hilang, Sahroni meminta perhatian juga diberikan kepada para penumpang yang berhasil selamat. Pemulihan kondisi kesehatan dan pendampingan terhadap korban selamat, harus menjadi bagian dari penanganan pascakecelakaan.

Baca Juga: Kronologi Kapal Virgo Terbalik di Laut Jawa, Dihantam Gelombang hingga Hilang Kontak

Sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita akibat cuaca buruk. Kapal tersebut membawa 243 orang dan sempat terbalik sebelum sejumlah penumpang berhasil dievakuasi.

Sebagian besar penumpang telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, enam orang dinyatakan meninggal dunia dan sekitar 130 korban lainnya masih belum dipastikan keberadaannya.

Proses evakuasi penumpang ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin masih berlangsung pada Senin (14/9/2026) pagi. Kementerian Perhubungan memastikan operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi terus dilakukan dengan mengerahkan sumber daya yang tersedia.