Kamis, 30 Juli 2026 - 11:36 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie melakukan audiensi dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat pada Senin, 27 Juli 2026.
Baca Juga
Dilansir dari instagram resmi @sekretariat.kabinet, dalam pertemuan tersebut Anindya Bakrie dan Seskab Teddy membahas sejumlah isu strategis yaitu penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pembahasan mencakup penguatan peran pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi nasional, pengembangan industri listrik, garmen, dan tekstil, serta dukungan terhadap agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional.
Baca Juga
Selain itu, keduanya juga membahas kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong lahirnya motor listrik nasional.
Pertemuan juga menyoroti penguatan industri kendaraan listrik pasca-peresmian pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang oleh Presiden, beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie bertemu Seskab Teddy Indra Wijaya
Photo :
- Istimewa
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie dalam kesempatan tersebut juga memperkenal buku ‘We Buy from Indonesia’.
We Buy From Indonesia adalah sebuah buku yang menggambarkan bahwa Indonesia memiliki peran penting pada rantai pasok dunia. Sebagaimana yang sering disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Di dalam buku ini penuh data dan bukti bahwa perusahaan Indonesia telah mendunia dan dibutuhkan brand-brand besar dunia. Ada 80 perusahaan atau brand kelas dunia yang komponennya membeli dari Indonesia. Ada Tesla, IKEA, Uniqlo, sampai Boeing. Indonesia terlibat dari membuat part sampai membuat utuh lalu diekspor," ujar Anindya atau Anin sapaan akrabnya dilansir dari Instagram @anindyabakrie.
Anin menjelaskan, buku tersebut telah diperlihatkan kepada Presiden Prabowo saat kunjungannya ke Prancis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Prabowo kemudian menyerahkan buku itu kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Menurut Anin, Presiden Macron memberikan apresiasi terhadap buku tersebut dan meminta agar disiapkan edisi khusus yang memuat berbagai brand asal Prancis.
"Terhadap buku ini, Pak Seskab memberikan apresiasi dan masukannya. Kami juga berdiskusi singkat baik soal buku ini maupun topik lainnya," kata Anin.
Anindya Bakrie: Investor Lebih Butuh Kepastian Berusaha Daripada Ketenangan
Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie mengatakan, kepastian regulasi menjadi faktor utama dalam menjaga arus investasi, karena pemodal lebih membutuhkan kepastian berusaha.
VIVA.co.id
29 Juli 2026