Kemenkum Kaltim perkuat kapasitas aparatur kelurahan juru damai warga..
REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA, – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur memperkuat kapasitas aparatur tingkat desa dan kelurahan sebagai juru damai yang adil dalam menyelesaikan permasalahan hukum warga di luar pengadilan. Upaya ini diwujudkan melalui konsolidasi bersama 17 Kepala Desa dan Lurah alumni Peacemaker Justice Award (PJA) di Samarinda pada Jumat (28/8).
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Kaltim, Masan Nurpian, menegaskan bahwa aparatur desa memiliki fungsi strategis dalam memfasilitasi penyelesaian masalah lewat jalur damai. "Kepala Desa/Lurah dapat ditunjuk sebagai mediator untuk membantu masyarakat menemukan solusi cepat, sederhana, dan damai secara kekeluargaan," ujar Masan di Samarinda, Minggu.
Dukungan Layanan Virtual
Untuk mempermudah akses pelayanan, proses mediasi ke depannya juga akan didukung secara virtual melalui Layanan Virtual Tanya Sapa (Lavirtas). Inovasi ini diharapkan dapat mendekatkan layanan hukum kepada warga di pelosok daerah.
Ketua Tim Kerja Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Kaltim, Agus Sartono, menambahkan bahwa konsolidasi ini bertujuan membangun wadah komunikasi dan kolaborasi yang solid antaralumni PJA di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Sinergi tersebut diperlukan untuk menyelaraskan pemahaman teknis para juru damai desa dalam penyelesaian sengketa non-litigasi serta memperkuat pemberdayaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di tingkat kelurahan.
Kanwil Kemenkum Kaltim juga mendorong para kades dan lurah untuk memproduksi video layanan mediasi Posbakum sebagai sarana edukasi serta sosialisasi hukum kepada masyarakat luas. Lurah Teluk Lerong Ulu Samarinda, Anton Sulistiyo, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendokumentasikan proses mediasi di wilayahnya ke dalam bentuk video untuk selanjutnya diserahkan kepada Kemenkum Kaltim.
Kemenkum Kaltim berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan keadilan yang damai dan berbasis kekeluargaan hingga ke pelosok daerah.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara