Kemenkes minta Pemprov Sulteng data rumah sakit untuk program revitalisasi
Minggu, 23 Agustus 2026 13:45 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengikuti rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam kunjungan kerjanya di Palu, Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Nur Amalia Amir
Palu (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendata rumah sakit daerah (RSUD) yang memerlukan perbaikan agar dapat diprioritaskan dalam program revitalisasi pada 2027.
“Kalau ada rumah sakit yang perlu perbaikan, akan kita lakukan pembangunan,” kata Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dalam kunjungan kerjanya di Palu, Sabtu.
Ia mengatakan pendataan tersebut penting untuk menentukan rumah sakit yang paling membutuhkan perbaikan sehingga pelaksanaan revitalisasi dapat tepat sasaran.
Kemenkes akan merevitalisasi 441 RSUD secara bertahap pada 2027, 2028, dan 2029. Sekitar 150 rumah sakit dengan kondisi paling rusak akan menjadi prioritas pada tahap pertama.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pendataan dan mengidentifikasi rumah sakit yang kondisinya membutuhkan penanganan segera.
“Yang tidak layak, 150 pertama, kalau bisa dibangun tahun depan. Kita membutuhkan data, mana yang paling membutuhkan untuk segera diperbaiki tahun depan,” katanya.
Wamenkes juga meminta pemerintah daerah mendata puskesmas yang sudah rusak atau tidak lagi layak digunakan agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia menjelaskan pemerintah telah membangun 66 rumah sakit baru di 66 kabupaten yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.
Dari jumlah tersebut, 22 rumah sakit telah selesai, 20 ditargetkan selesai pada 2026, dan 24 lainnya ditargetkan selesai pada 2027.
Dengan pembangunan tersebut, kata dia, pemerintah menargetkan seluruh kabupaten di Indonesia telah memiliki rumah sakit pada 2027.
Ia mengatakan untuk Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi salah satu daerah yang mendapatkan manfaat pembangunan dari program tersebut.
Wamenkes mengatakan pembangunan dan revitalisasi rumah sakit menggunakan konsep modern dengan alur pelayanan yang terintegrasi, mulai dari unit gawat darurat (UGD), poliklinik hingga layanan lainnya.
Menurut dia, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan juga harus diikuti dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan medis yang memadai agar kualitas pelayanan kesehatan semakin merata di seluruh Indonesia.
“SDM-nya bagus, alat-alat makin bagus. Ini semua adalah yang dikerjakan oleh pemerintahan untuk memberikan layanan di mana-mana yang sama bagusnya,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkes minta Pemprov Sulteng data RS untuk program revitalisasi
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026