Febi Setianingrum menegaskan bahwa kesiapan mereka secara keseluruhan sudah berada di jalur yang benar.
"Ya, persiapan kami cukup baik dari segi teknik, segi fisik juga, dari pikiran juga, sudah oke," kata Febi Setianingrum saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Sementara itu, Rachel menegaskan bahwa tim pelatih telah menyusun porsi serta program latihan khusus yang dipisahkan secara spesifik bagi para atlet yang diproyeksikan bertanding di Kejuaraan Dunia.
"Kalau persiapan khusus mungkin pastinya ada, jadi kayak memang dibedain semua sih. Kayak yang berangkat ke Kejuaraan Dunia pasti programnya beda, punya program masing-masing, itu saja sih," kata Rachel.
https://www.akurat.co/badminton/875766/china-terbuka-rachel-febi-tumbangkan-unggulan-tuan-rumah-fajar-fikri-lolos-lewat-rubber-game
Di samping penggenjot kondisi fisik dan pematangan taktik, evaluasi terbesar yang menjadi fokus perbaikan Febi/Rachel berkaca dari turnamen sejak awal tahun adalah kualitas komunikasi di dalam lapangan.
Febi menegaskan bahwa peningkatan intensitas komunikasi menjadi hal paling mendesak untuk dibenahi agar pola permainan mereka lebih solid dan minim kesalahan sendiri.
"Ya, yang paling diperbaiki sih paling komunikasi. Lebih di... lebih intens saja komunikasinya di dalam lapangan," jelas Febi.
Senada dengan sang rekan, Rachel menerangkan bahwa perbaikan komunikasi tersebut mencakup penyampaian detail-detail kecil strategi yang kerap terlewat pada pertandingan sebelumnya.
"Mungkin kadang tuh ada beberapa hal yang harusnya kita sampein, maksudnya detail-detail kecil yang harus kita sampein, cuma di pertandingan-pertandingan terakhir itunya kurang. Jadi kurang mengerti lah gitu, harusnya lebih diomongin, dikomunikasiin," ungkap Rachel.
Apalagi saat ini pelatih mewajibkan mereka untuk membiasakan diri bersiap seperti sudah memasuki iklim kompetisi resmi sejak menjalani latihan harian.
"Hawanya pasti beda sih, pasti. Dan kita memang coba dari pelatih juga ngasih buat harus bedalah gitu dari latihannya, sehari-harinya harus dibiasain melihatnya seperti sudah mulai pertandingan gitu, enggak yang biasa-biasa saja," papar Rachel.
Melakoni Kejuaraan Dunia untuk pertama kalinya diakui Febi cukup mendatangkan rasa tegang. Kemudian ia atasi dengan pendekatan personal.
"Jujur kalau saya ngerasa ya... beda sih. Mungkin ya sedikit agak tegang juga karena kan itu pertandingan besar juga. Ya paling nenangin diri sendiri, mungkin ngeyakinin diri sendiri juga, ngerileksin pikiran," tutur Febi.
Sementara itu, Rachel memiliki cara tersendiri yang terbilang simpel namun paling ampuh dalam mengusir rasa tegang serta kelelahan fisik usai digembleng porsi latihan berat.
"Kalau saya tidur saja sih, karena latihannya juga capek banget jadi sudah enggak usah dipikirin, sudah tidur saja. Itu paling bener sih," ucap Rachel.
Di sisi lain, guna menjaga fokus puncak pada Kejuaraan Dunia serta persiapan jangka panjang menghadapi Asian Games, pasangan ini dipastikan mundur dari ajang China Masters.
"Lebih ke kalau China Masters kan kita enggak jadi main ya. Jadi mungkin pandangannya lebih ke minggu depan saja nih kayak fokus di Kejuaraan Dunia karena kan memang pertandingan yang cukup besar juga buat kita," kata Rachel.
Caption:
Pasangan ganda putri Febi Setianingrum/Rachel Allesya Rose saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipatung, Jakarta, Rabu (12/8/2026).