Kejuaraan Dunia: Lolos ke Semifinal karena Okuhara Mundur, Perasaan Pornpawee Chochuwong 'Campur Aduk'

August 2026 ยท 2 minute read

Dian Eko Prasetio

| 21 Agustus 2026, 15:43 WIB

Kejuaraan Dunia: Lolos ke Semifinal karena Okuhara Mundur, Perasaan Pornpawee Chochuwong 'Campur Aduk'

Pebulutangkis asal Thailand, Pornpawee Chochuwong, saat merayakan kemenangannya atas Nozomo Okuhara di perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di New Delhi, India,Jumat (21/8/2026). BWF.

AKURAT.CO, Perasaan campur aduk tengah menyelimuti pebulutangkis tunggal putri Thailand, Pornpawee Chochuwong, usai memastikan diri mengunci medali pertama dalam kariernya di panggung Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Kepastian tersebut didapat setelah lawannya di babak perempat final, Nozomi Okuhara (Jepang), memutuskan mengundurkan diri akibat cedera lutut yang dideritanya menjelang pertandingan di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India, Jumat (21/8/2026).

Sebagai atlet yang kerap bergelut dengan badai cedera sepanjang kariernya, pemain yang akrab disapa Mew ini mengaku sangat bersimpati dan bisa merasakan kekecewaan mendalam yang dialami sang juara dunia 2017 tersebut.

"Saya merasa sedih daripada senang. Saya sangat memahami kondisinya, cedera adalah sesuatu yang tidak bisa kita kontrol," kata Pornpawee Chochuwong dikutip laman resmi BWF.

"Saya juga sudah sering mengalami cedera, jadi saya turut prihatin saat mendengar dia tidak dalam kondisi fit untuk bertanding."

Kendati lolos tanpa perlu memeras keringat di perempat final, medali Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang kini berada di genggamannya sejatinya merupakan buah dari perjuangan luar biasa Pornpawee pada babak 16 besar saat menumbangkan unggulan keempat asal China, Chen Yu Fei.

https://www.akurat.co/sportainment/612390/5-potret-manis-pornpawee-chochuwong-tunggal-putri-thailand-yang-bikin-kamu-terpesona

Pornpawee mampu menyuguhkan aksi comeback fantastis dengan menggagalkan empat kali match point peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut sebelum akhirnya mengunci kemenangan dramatis.

Pencapaian ini menjadi milestone penting bagi pemain peringkat sepuluh dunia itu mengingat ia belum pernah mengamankan medali di ajang kejuaraan mayor sepanjang karier profesionalnya.

"Sisi lain dari perasaan saya, tentu sangat senang akhirnya bisa meraih medali. Saya merasa senang bisa memberi kejutan untuk diri sendiri," jelas Pornpawee.

"Terutama setelah laga kemarin melawan Chen yang merupakan peraih emas Olimpiade. Satu pencapaian besar ini sangat penting bagi semua atlet, kita semua pasti menginginkan medali dalam karier kita."

Memasuki usia senior di level elite, Pornpawee tak menampik bahwa tantangan fisik dan proses pemulihan kini terasa kian berat di tengah padatnya kalender kompetisi BWF.

"Kami semakin tua dan recovery terasa lebih lambat. Saya harus punya mentalitas yang kuat untuk kembali berlatih dan bersiap menghadapi kompetisi," katanya.

"Ada begitu banyak turnamen, jadi kami harus menjaga kondisi dari hari ke hari dan bulan ke bulan. Kami semua memberikan usaha penuh."