KAI Tebar Diskon Tiket Kereta 30 Persen, Cuma 3 Hari!

September 2026 · 2 minute read

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan diskon tiket kereta api hingga 30 persen selama KAI EXPO 2026. Diskon diberikan untuk pembelian tiket pada 4-6 September agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan tarif lebih hemat

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan KAI EXPO 2026 menjadi salah satu upaya KAI untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sekaligus memberikan pilihan tarif bagi pelanggan.

Adapun promo berlaku untuk KA komersial, termasuk Suite Class Compartment, Luxury, Priority, dan Panoramic selama alokasi tiket dan tarif diskon masih tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KAI menghadirkan diskon hingga 30 persen bagi masyarakat yang melakukan pembelian tiket selama KAI EXPO 2026. Semakin jauh jarak waktu antara pembelian dan keberangkatan sesuai periode yang ditentukan, semakin besar diskon yang dapat diperoleh pelanggan," ujar Anne dalam keterangan resmi tertulis, Rabu (2/9).

KAI memberikan besaran diskon dibagi dalam tiga skema, yakni pelanggan mendapatkan diskon 30 persen untuk keberangkatan 41-45 hari dari tanggal pembelian, diskon 10 persen untuk keberangkatan 6-40 hari, serta diskon 5 persen untuk keberangkatan 0-5 hari dari tanggal pembelian.

Sebagai contoh, jika pelanggan membeli tiket pada 4 September 2026, diskon sebesar 30 persen berlaku untuk perjalanan dengan tanggal keberangkatan yang berada pada rentang 41-45 hari setelah tanggal pembelian.

[Gambas:Youtube]

Kendati demikian, tarif promo tersebut tidak berlaku untuk tarif khusus serta tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau diskon lainnya. Tiket yang dibeli menggunakan tarif diskon tetap dapat dibatalkan maupun diubah jadwal sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan KAI EXPO 2026 untuk merencanakan perjalanan dengan kereta api. Melalui berbagai pilihan layanan dan tarif yang tersedia, KAI terus mendorong semakin banyak masyarakat memilih transportasi publik untuk mendukung mobilitasnya," tutupnya.

(fln /ins)