Kota Bogor (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan elektrifikasi jalur kereta hingga Stasiun Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai tahap awal pengembangan layanan kereta rel listrik (KRL) menuju Sukabumi.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin usai penandatanganan nota kesepahaman bersama Pemkot Bogor di Stasiun Bogor, Senin, mengatakan perluasan layanan KRL menuju Sukabumi masuk dalam program besar pengembangan jaringan kereta komuter di wilayah selatan Bogor.
“Dalam program besarnya nanti KRL akan sampai ke Sukabumi,” kata Bobby.
Menurut dia, pengembangan layanan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur jalur kereta.
Setelah pembangunan jalur ganda menuju kawasan Cicurug dan Cigombong, tahapan berikutnya adalah elektrifikasi jalur hingga Stasiun Cigombong melalui program Kementerian Perhubungan.
Baca juga: Stasiun Bogor direvitalisasi, layanan kereta Bogor-Lido Cigombong segera diaktifkan
“Satu per satu dulu, sampai ke Cigombong, baru kemudian dilanjutkan,” ujarnya.
Bobby belum merinci jadwal pelaksanaan elektrifikasi maupun target pengoperasian layanan KRL hingga Cigombong.
Rencana itu disampaikan di tengah tingginya mobilitas masyarakat Bogor dan sekitarnya. Saat ini, Stasiun Bogor melayani sekitar 130 ribu penumpang KRL setiap hari, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar 100 ribu penumpang per hari.
KAI juga terus meningkatkan kapasitas pelayanan Stasiun Bogor, salah satunya melalui pemanjangan peron 6, 7, dan 8 sehingga dapat melayani rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta.
Penataan peron tersebut meningkatkan kapasitas angkut sekitar 30 persen dibandingkan sebelumnya. KAI kini melanjutkan pemasangan kanopi di peron 4 dan 5 untuk melindungi penumpang dari hujan.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.