KAI Daop 6 tutup perlintasan tak terjaga di Kutoarjo-Jenar
Selasa, 22 September 2026 21:28 WIB
perlintasan tak terjaga 632 di Km 489+7/8 antara Stasiun Kabupate-Jenar, wilayah Brondongrejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta)
Yogyakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menutup perlintasan tak terjaga 632 di Km 489+7/8 antara Stasiun Kabupate-Jenar, wilayah Brondongrejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa, untuk memperkuat keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan penutupan tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk meminimalkan potensi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang serta memperkuat keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat.
"KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat. Penutupan perlintasan tak terjaga merupakan salah satu upaya untuk meminimalkan potensi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang," kata Feni dalam keterangan tertulis di Yogyakarta, Selasa.
Terkait dengan adanya masukan dari warga sekitar, Feni menegaskan bahwa KAI tetap terbuka dan terus melakukan komunikasi intensif dengan para pemangku kepentingan.
“Kami menghargai aspirasi yang disampaikan masyarakat. KAI akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat,” kata Feni.
Proses penutupan perlintasan berlangsung aman, lancar, dan terkendali dengan dukungan dari berbagai unsur internal KAI serta kewilayahan, antara lain Babinsa Koramil Purwodadi dan perangkat Desa Brondongrejo.
Feni juga mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api yang dapat membahayakan perjalanan maupun keselamatan diri sendiri.
“Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan kesadaran seluruh pihak,” katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026