Bagikan:
JAKARTA - Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie melaporkan empat program cepat atau quick win Kadin kepada Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Anindya mengatakan Kadin mulai mengonsolidasikan kekuatan sejak mendapat arahan dari Prabowo pada awal 2025. Empat quick win itu dipilih karena dinilai memiliki dampak besar terhadap perekonomian.
“Kami langsung mengonsolidasikan segala macam kekuatan di Kadin dan meluncurkan empat quick win,” kata Anindya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli.
Program pertama adalah Satgas MBG Gotong Royong. Anindya menyebut Kadin sudah berkontribusi di 866 dapur. Dari jumlah itu, 128 berada di wilayah 3T. 3T adalah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
“Pada hari ini, Kadin sudah berkontribusi di 866 dapur dan 128-nya adalah 3T,” ujarnya.
BACA JUGA:
Anindya mengatakan Kadin fokus pada MBG karena program itu memiliki efek pengganda. Ia mengutip riset UNICEF yang menyebut setiap satu dolar dapat menghasilkan efek berganda 3 sampai 15 dolar.
Program kedua adalah Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis atau PKG. Anindya mengatakan Kadin juga telah meluncurkan white paper bertema Health is the New Wealth.
Menurut Anin, sektor kesehatan bernilai Rp670 triliun. Setiap satu rupiah yang dikeluarkan disebut bisa menghasilkan dua sampai tiga rupiah.
Program ketiga adalah pelindungan dan peningkatan pengiriman pekerja migran. Anindya mengatakan ada 208.000 pekerja migran Indonesia yang ingin didorong melalui sertifikasi dan pelatihan agar naik kelas.
Ia menyebut devisa dari pekerja migran berada di urutan keempat dengan nilai 17,19 dolar, setelah besi baja, batu bara, dan sawit.
Program keempat adalah renovasi rumah tidak layak huni. Anindya mengatakan Kadin sejak awal mendukung program tiga juta rumah karena sektor perumahan memiliki dampak besar dan bisa menciptakan 19 juta lapangan kerja.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+