Jum'at, 07 Agustus 2026, 05:20 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin percaya diri menghadapi kontestasi Pemilu 2029. Setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) resmi bergabung dengan partai tersebut, target besar mulai dipasang, yakni menembus empat besar perolehan suara nasional.
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia, Dian Sandi Utama mengatakan target yang belakangan ramai diperbincangkan bukan sekadar slogan politik, melainkan telah menjadi pembahasan serius di internal partai.
Baca Juga: Eks Wakapolri: Polemik Ijazah Jokowi Sudah Dimonitor Negara-negara Asing
"Ketua Harian (Ahmad Ali) pernah sampaikan di sebuah acara internal," ujar Dian, dikutip Jumat (7/8/2026).
Ia menjelaskan, keyakinan tersebut lahir dari proses konsolidasi organisasi yang terus dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengurus pusat hingga struktur paling bawah di Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
Menurut Dian, penguatan struktur organisasi menjadi fondasi utama bagi partainya untuk meningkatkan daya saing menghadapi Pemilu 2029. Semakin lengkap jaringan kepengurusan di daerah, semakin besar pula peluang partai memperluas basis dukungan masyarakat.
Bergabungnya Jokowi juga menjadi salah satu momentum penting yang memperkuat optimisme partai. Dalam pandangannya, kehadiran mantan presiden dua periode itu memberikan energi baru sekaligus meningkatkan kepercayaan kader untuk mengejar target yang lebih tinggi dibanding pemilu sebelumnya.
"Bahwa melihat kerja keras pengurus pusat sampai daerah untuk merampungkan struktur sampai tingkat ranting ditambah kehadiran Pak Jokowi di PSI. Tidak mengada-ada jika target 2029; PSI masuk 4 besar," terangnya.
Partai tersebut kini tidak hanya menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif, tetapi juga ingin bersaing secara langsung dengan partai-partai besar yang selama ini mendominasi panggung politik nasional.
Sebelumnya, Sebelumnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan wejangan sekaligus peringatan untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menekankan pentingnya partai tersebut untuk "napak tanah" alias menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan politik menuju Pemilu 2029.
PSI menurutnya tidak boleh kehilangan orientasi terhadap kehidupan sehari-hari rakyat karena kedekatan tersebut merupakan modal politik yang tidak bisa digantikan. Ia juga menegaskan target partai tersebut bukan hanya lolos ke gerbang gedung dewan, melainkan meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Baca Juga: Akui Suka Bikin Blusukan Jadi Konten, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Saya Memang Selalu Bawa Kamera...
"Sekali lagi saya sampaikan, target kita bukan hanya target masuk Senayan. Bukan itu. Target kita adalah kemenangan di 2029," kata Jokowi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar