Minggu, 27 September 2026 - 17:44 WIB
Tangerang, VIVA – Harga murah kerap menjadi pertimbangan saat pemilik kendaraan mencari suku cadang pengganti. Namun, harga yang jauh lebih rendah dari pasaran perlu dicermati karena bisa menjadi salah satu indikasi adanya produk yang tidak sesuai dengan aslinya.
Baca Juga
Perbedaan antara suku cadang asli dan palsu tidak selalu mudah dikenali hanya dari kemasan. Karena itu, konsumen perlu memperhatikan sejumlah detail pada komponen sebelum memasangnya ke kendaraan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal tersebut menjadi salah satu edukasi yang dibawa PT Timur Raya Anugerah Damai (TRAD) dalam pameran Automechanika Jakarta 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang. Perusahaan memperlihatkan produk asli dan palsu secara berdampingan agar pengunjung dapat melihat perbedaannya secara langsung.
Baca Juga
Salah satu bagian yang bisa diperiksa adalah lubang pada komponen. Produk asli yang diperlihatkan memiliki posisi lubang lebih presisi dan simetris, sedangkan pada produk palsu detail tersebut terlihat berbeda.
Perbedaan lainnya terlihat dari kualitas casting atau hasil cetakan komponen. Produk palsu yang diperlihatkan memiliki permukaan lebih kasar, sementara produk asli terlihat lebih rata dan halus.
Baca Juga
Sales and Marketing Manager PT Timur Raya Anugerah Damai, Jessica Kwan, mengatakan konsumen tidak cukup hanya melihat harga atau kemasan ketika memilih suku cadang.
“Kalau yang asli pasti lebih presisi dan lebih bagus. Yang palsu biasanya lebih kasar,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Minggu 27 September 2026.
Kemasan juga dapat menjadi bagian yang diperiksa, meski tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan. Jessica menjelaskan, kemasan produk palsu dapat dibuat menyerupai produk asli sehingga konsumen tetap perlu melihat ciri-ciri komponen dan memastikan tempat pembeliannya.
“Kalau soal kemasan itu bisa saja tinggal diganti. Karena itu, kalau membeli yang asli, harus dilihat dari ciri-cirinya dan tempat membelinya,” katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain memeriksa kondisi fisik dan kemasan, konsumen juga disarankan memperhatikan identitas produk serta jalur distribusinya. Harga yang terlalu murah dapat menjadi tanda yang perlu dicermati, tetapi bukan satu-satunya dasar untuk menentukan keaslian sebuah suku cadang.
Masalahnya, produk palsu juga terus mengalami perubahan. Menurut Jessica, ketika satu jenis produk palsu sudah dikenali, produk lain dengan tampilan atau kemasan berbeda dapat kembali beredar di pasar.
Halaman Selanjutnya
“Karena saking banyaknya, misalnya hari ini kita edukasi, besok mungkin banyak lagi yang muncul baru. Jadi agak susah dilacak,” ujarnya.