Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:16 WIB
VIVA – CEO UFC Dana White melontarkan kritik terhadap Ian Machado Garry meski petarung asal Irlandia itu mampu memberikan perlawanan sengit kepada Islam Makhachev di UFC 330.
Baca Juga
Garry harus mengakui keunggulan Makhachev setelah kalah melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2026) siang WIB.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pertarungan berlangsung ketat selama lima ronde. Garry bahkan sempat membuat wajah Makhachev mengalami luka dan tampil lebih agresif pada ronde ketiga serta keempat.
Baca Juga
Namun, Makhachev tetap mampu mengontrol jalannya pertarungan hingga bel terakhir. Tiga juri memberikan kemenangan kepada petarung asal Dagestan itu dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47.
Menariknya, Dana White justru melihat ada satu hal yang membuatnya kecewa dari penampilan Garry.
Baca Juga
White menilai Garry seharusnya menunjukkan agresivitas lebih tinggi, terutama pada ronde kelima. Ia bahkan mengaku kesal melihat Garry justru bersikap terlalu bersahabat dengan Makhachev setelah pertarungan berakhir.
"Saya pikir Ian adalah pria yang berbakat. Jika dia memiliki sedikit saja insting membunuh, di ronde kelima, dia tidak akan keluar dan berpelukan serta berjabat tangan. Hal itu membuat saya gila," kata White, dikutip dari CBS Sports.
Menurut White, Garry memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman lebih besar kepada Makhachev. Namun, kurangnya naluri untuk mengakhiri pertarungan membuat peluang tersebut tidak maksimal.
Makhachev Dominan di Awal Pertarungan
Makhachev langsung memperlihatkan keunggulannya sejak ronde pertama. Mantan juara kelas ringan UFC tersebut mengandalkan kemampuan grappling untuk membawa Garry ke area bawah.
Beberapa kali Makhachev berhasil melakukan takedown dan mengontrol Garry di dekat pagar oktagon.
Meski unggul dalam posisi, Makhachev belum mampu memberikan kerusakan besar kepada lawannya. Garry masih mampu bertahan dan mencari celah untuk keluar dari tekanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Memasuki ronde kedua, pertarungan mulai berjalan lebih terbuka. Garry mencoba memberikan tekanan melalui kombinasi pukulan dan tendangan yang diarahkan ke tubuh Makhachev.
Namun, Makhachev memiliki jawaban. Ia sempat menjatuhkan Garry lewat tendangan kepala sebelum kembali membawa pertarungan ke bawah.
Halaman Selanjutnya
Dari posisi tersebut, Makhachev melancarkan serangan ground-and-pound untuk menguras tenaga Garry.