Inovasi Pasar Inflasi Kobar mendapat respon positif dari masyarakat

July 2026 · 2 minute read

Inovasi Pasar Inflasi Kobar mendapat respon positif dari masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 14:51 WIB

Image Print

Antusias masyarakat pada pelaksanaan Pasar Inflasi di Halaman Pasar Indrasari Pangkalan Bun, Rabu (15/7/2026) ANTARA/Safitri RA.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Inovasi yang sudah hampir berjalan satu bulan dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM), Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, di Pasar Inflasi, terus mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Antusiasme masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Inflasi terlihat terus meningkat, kata Sekretaris Disperindagkop UKM Kobar M Suhendra di Pangkalan Bun, kemarin.

"Respon positif itu juga sejalan dengan efektivitas dalam pengendalian inflasi daerah," tambahnya.

Dia mengakui kehadiran Pasar Inflasi itu selain untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok, juga sebagai upaya melihat kemampuan daya beli masyarakat serta memberikan rasa aman dari gejolak kenaikan harga.

"Melalui Inovasi ini juga sebagai antisipasi kita untuk menghadapi potensi naiknya harga barang, terutama bahan pokok," ucapnya.

Suhendra menyatakan hal tersebut juga mengingat situasi geopolitik saat ini terjadi di Timur Tengah, yang tidak menentu, dan mengakibatkan tidak stabilnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Dunia. Sebab, kenaikan harga BBM juga dapat menjadi salah satu pemicu naiknya harga barang termasuk harga kebutuhan Bahan Pokok.

"Harapannya dengan pasar Inflasi ini, kita mampu memberikan pasar penyeimbang non subsidi dalam rangka Pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten Kobar," ungkapnya.

Terdapat beberapa bapok yang tersedia pada pasar Inflasi tersebut diantaranya, beras medium dan premium, minyakita, gula pasir, telur ayam ras, bawang putih dan merah, cabai rawit merah, daun bawang, gas elpiji nonsubsidi 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

"Tentunya, kami akan terus berkomitmen untuk terus menjaga kontinuitas dan kualitas program ini, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, Irwan selaku warga yang berbelanja di pasar Inflasi tersebut, dirinya sangat menyambut baik kehadiran pasar inflasi ini.

Selain itu, dirinya juga berpesan agar sosialisasi terhadap kehadiran pasar Inflasi ini untuk lebih baik lagi dan menjangkau luas, karena dirinya menilai banyak masyarakat yang belum tau keberadaan pasar tersebut.

"Tentunya, sosialisasi ke tempat-tempat yang memang belum mendengar, ini aja saya berbelanja kebetulan lewat, terus mampir. Jadi baru hari ini saya tau adanya pasar ini," ungkapnya.

Warga Kobar itu pun berharap pelaksanaan pasar inflasi tersebut dapat sering dilaksanakan, dan menjangkau daerah-daerah yang agak jauh.

Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.