Senin, 13 Juli 2026 - 18:17 WIB
Jakarta, VIVA – Komisi III DPR RI menggelar audiensi dengan pihak keluarga korban pembakaran santri Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin, 13 Juli 2026.
Baca Juga
Dalam audiensi tersebut, tim kuasa hukum keluarga korban, Titi Tantry mengungkap ada oknum polisi yang menyodorkan surat damai agar kasus pembakaran ini ditutup.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Karena pihak kepolisian dan orang departemen agama di Lombok Tengah justru ikut mengarahkan pondok pesantren untuk menyodorkan surat damai demi menutupi kejahatan ini," kata Titi saat membacakan surat dari ibu korban dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 13 Juli 2026.
Baca Juga
"Ketika saya menolak surat damai mereka membuang kami, Bapak Presiden orang miskin seperti saya ini tidak tahu harus mengadu ke mana lagi," sambungnya.
Dia lantas meminta kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk turun tangan menurunkan orang kepercayaannya mengusut tuntas kasus ini. Dia berharap agar kasus ini tak pandang bulu.
Baca Juga
"Saya memohon kepada Bapak Presiden tolong turunkan orang-orang kepercayaan Bapak dari Jakarta untuk memeriksa oknum-oknum polisi dan pejabat di daerah yang ikut membungkam darah anak saya, tolong pastikan hukum tidak pandang bulu meskipun pelakunya adalah anak tuan guru atau pemilik pondok pesantren," jelas dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Titi mengungkap kliennya tak ingin kasus pembakaran yang membuat sang anak meninggal dunia ini meluap begitu saja.
"Harapan saya sangat sederhana, jangan biarkan kasus kematian anak saya Sahril Sobirin menguap dan dilupakan hanya kami orang miskin yang tidak punya uang dan kekuasaan," pungkas dia.
Isi Hati Ferdy Sambo Diungkap Lewat Buku, Eks Kadiv Propam Merasa Lebih Dekat dengan Tuhan Selama di Penjara
Lewat buku yang bisa diakses publik, eks Kadiv Propam Ferdy Sambo curhat bahwa dia menjadi lebih dekat dengan Tuhan setelah lama mendekam di balik jeruji.
VIVA.co.id
13 Juli 2026