Hari kedelapan, operasi SAR jurnalis di Selat Sunda tetap optimal

September 2026 · 2 minute read

Hari kedelapan, operasi SAR jurnalis di Selat Sunda tetap optimal

Selasa, 15 September 2026 11:37 WIB

Image Print

Personel tim SAR gabungan melakukan apel sebelum operasi pencarian hari kedelapan jurnalis yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa (15/9/2026). Tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian lima jurnalis, dua awak kapal dan pemandu yang dilaporkan hilang kontak, usai pada hari ketujuh diputuskan pencarian akan dilanjutkan selama tiga hari ke depan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/agr (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Jakarta (ANTARA) - Basarnas memastikan hari kedelapan operasi pencarian dan pertolongan, terhadap rombongan pewarta sekaligus kru kapal cepat yang hilang saat meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda via Pandeglang, Banten tetap berjalan secara optimal.

SAR Mission Coordinator, Al Amrad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini tetap berkomitmen melaksanakan pencarian secara maksimal demi menemukan para korban.

Sebanyak delapan orang yang dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu). Mereka dilaporkan hilang kontak, Senin (7/9) siang pukul 14.00 Wib.

“Kami akan melanjutkan operasi SAR dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Kami berharap upaya ini dapat membuahkan hasil dan delapan korban segera ditemukan,” kata Al Amrad, yang juga Kepala Kantor SAR Banten itu.

Dia menjelaskan bahwa sebagaimana hasil rapat evaluasi tim SAR gabungan membagi wilayah pencarian menjadi tujuh sektor, terdiri dari enam sektor pencarian laut.

Operasi pencarian ini melibatkan 20 kapal dan satu unit helikopter.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain HR 3604, tiga unit KRI, satu unit KAL, satu unit RBB, delapan unit kapal KP Polairud, tiga unit KN SAR dari Banten, Lampung, dan Jakarta, dua unit RIB, serta dua unit KN KPLP, yaitu KN Damaru dan KN Jembio.

Dia juga berharap kegiatan hari ini dapat didukung dengan cuaca cerah, minim terpaan angin dan gelombang yang bersahabat sehingga memperbesar peluang menemukan keberadaan delapan penumpang kapal cepat Arupadhatu 1 itu.

Adapun sehari sebelumnya atau hari pencarian ketujuh, tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca yang berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 10-20 knot dan ketinggian gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.

Berdasarkan laporan luas area pencarian di permukaan laut mencapai 4.586 NM², sedangkan sektor udara mencapai 2.063 NM², dengan total area pencarian sekitar 6.649 NM².

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026