AKURAT.CO Umat Islam sering kali memerlukan konversi penanggalan masehi ke hijriah untuk menyelaraskan agenda ibadah harian maupun momen penting keagamaan.
Bagi Anda yang sedang mencari informasi penanggalan hari ini, penting untuk mencermati adanya potensi perbedaan metode hisab yang digunakan oleh organisasi islam di Indonesia.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai kalender islam untuk hari Jumat (17/7/2026), baik berdasarkan acuan Kementerian Agama (Kemenag) RI maupun Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah?
Berdasarkan kalender tahunan yang diselaraskan secara nasional, hari Jumat (17/7/2026) telah resmi memasuki bulan kedua dalam penanggalan islam, yaitu bulan Safar 1448 Hijriah.
Bulan Safar sendiri berada tepat setelah bulan Muharram selesai dilaksanakan.
Untuk mengetahui detail tanggalnya secara pasti, terdapat sedikit perbedaan posisi hari ke-berapanya akibat perbedaan kriteria awal bulan antara pemerintah dan Muhammadiyah. Di bawah ini adalah rincian perbandingannya:
1. Versi Kementerian Agama (Kemenag) RI
Pemerintah Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, menetapkan 1 Safar 1448 H jatuh pada hari Kamis 916/7/2026).
Penetapan ini merujuk pada kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Dengan demikian, menurut versi Kemenag, penanggalan untuk hari ini adalah:
Jumat (17/7/2026) = 2 Safar 1448 H
2. Versi Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Di sisi lain, Muhammadiyah menerapkan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mengacu pada kesatuan penanggalan dunia.
Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal global tersebut, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Safar 1448 H satu hari lebih awal, yakni jatuh pada Rabu (15/6/2026).
Oleh karena itu, jika Anda mengikuti pedoman dari Muhammadiyah, tanggal hari ini adalah:
Jumat (17/7/2026) = 3 Safar 1448 H