Gubernur Tabo sebut kopi Yahukimo-Lanny Jaya diolah di koperasi provinsi
Sabtu, 15 Agustus 2026 21:18 WIB
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pegunungan terkait dorongan pemerintah terhadap pengembangan kopi di daerah ini.ANTARA/Yudhi Efendi.
Wamena (ANTARA) - Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyatakan kopi dari Kabupaten Yahukimo dan Lanny Jaya telah masuk dan diolah di koperasi provinsi untuk kemudian dipasarkan di dalam dan luar daerah.
“Kopi dari Kurima dan Tangma Kabupaten Yahukimo dan Tolikara telah didistribusikan ke Koperasi Provinsi Papua Pegunungan. Dan saat ini kopi-kopi itu dalam proses penjemuran, kemudian dilanjutkan ke tahapan selanjutnya,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu.
Menurut dia, sejauh ini laporan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Papua Pegunungan baru dua daerah di daerah ini yang mengirim kopi ke koperasi provinsi.
“Enam daerah lain seperti Kabupaten Jayawijaya, Yalimo, Pegunungan Bintang, Nduga, Mamberamo Tengah dan Tolikara yang belum dikirim atau masuk ke koperasi provinsi untuk diolah lebih lanjut,” ujarnya.
Dia menjelaskan koperasi provinsi yang dikelola di bawah Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Papua Pegunungan telah memiliki rumah pengeringan kopi dan mesin pengolahan kopi yang sangat baik dalam memproduksi biji kopi menjadi serbuk kopi yang dapat dijual dipasaran.
“Saya sendiri sudah melihat rumah pengiringan kopi yang dibuat oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Papua Pegunungan untuk dapat mengeringkan biji kopi secara maksimal sebelum diolah lebih lanjut,” katanya.
Dia menambahkan Koperasi Provinsi Papua Pegunungan telah ada dan siap menampung hasil pertanian dan perkebunan masyarakat dari delapan kabupaten di daerah ini.
“Masyarakat yang punya hasil bumi sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan koperasi dapat dibawa, nanti pihak pengelola koperasi akan membeli sesuai harga pasaran yang baik sehingga meningkatkan pendapatan mereka,” ujarnya.
Selain itu, dia telah memerintahkan kepada organisasi perangkat daerah atau OPD teknis untuk membantu pendanaan dan pembibitan kopi di seluruh wilayah Papua Pegunungan secara maksimal.
“Saya juga sudah melihat bibit kopi yang dikembangkan oleh kelompok tani kopi di wilayah Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah. Saya perintahkan OPD teknis untuk mendorong pengembangan kopi di daerah itu dan wilayah lainnya sehingga kopi-kopi di Papua Pegunungan dapat dikirim ke luar Papua Pegunungan maupun luar negeri,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026