Gubernur hingga siswa bersyukur Sekolah Rakyat Jambi resmi beroperasi - ANTARA News Jambi

July 2026 · 3 minute read

Kabupaten Tanjab Timur (ANTARA) - Gubernur Jambi bersama ratusan siswa dan orang tua bersyukur Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) resmi beroperasi menggunakan gedung baru.

"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto," teriak ratusan siswa dan wali murid saat peresmian SRT di Tanjung Timur, Kamis.

Gubernur Jambi Al Haris di lokasi Sekolah Rakyat mengungkapkan rasa haru serta turut mengucapkan rasa syukur atas kepedulian Presiden Prabowo yang telah memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Jambi.

Menurut dia, pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim berangkat dari persoalan angka kemiskinan yang masih tinggi di wilayah itu, sehingga sekolah itu hadir sebagai bentuk dukungan dalam memberikan jaminan agar anak-anak usia sekolah tetap bisa mengenyam pendidikan tanpa dipungut biaya.

"Di sini semua gratis, semua difasilitasi, mulai dari asrama, makan, belajar, hingga pakaian ditanggung oleh negara. Orang tua tidak perlu memikirkan lagi soal biaya, yakinlah semua kebutuhan anak-anak tercukupi di sini," ungkap Gubernur Al Haris.

Ke depan dia memastikan pemerintah akan menambah empat Sekolah Rakyat baru di Provinsi Jambi, tersebar di Kabupaten Tebo, Bungo, Merangin, dan Sarolangun, sehingga total Jambi akan memiliki enam Sekolah Rakyat, karena dua Sekolah Rakyat telah lebih dulu dibangun di Kota Jambi dan Tanjabtim.

Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus mengungkapkan keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat di Jambi tidak terlepas dari perjuangan gubernur dan bupati.

Ia menilai kepala pemerintahan di Jambi begitu semangat memperjuangkan keberadaan Sekolah Rakyat di Jambi, hingga akhirnya pada 2026 Jambi mendapat dua gadung Sekolah Rakyat sekaligus.

Hasan Basri berpesan kepada seluruh siswa SRT 1 di Tanjabtim benar-benar memanfaatkan kesempatan dengan belajar bersungguh-sungguh, supaya kelak menjadi orang sukses dan berguna bagi bangsa dan negara.

"Ini bentuk kemuliaan hati Presiden kita menghadirkan sekolah bagi masyarakat miskin, mari kita doakan beliau sehat serta dimudahkan dalam memimpin negeri ini," ucapnya.

Kepala SRT 1 Tanjabtim Pevi Diesyuniza merinci tahun ajaran 2026 ini tercatat ada 270 siswa baru yang akan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat tersebut.

Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 30 siswa dengan rincian 13 orang laki-laki dan 17 perempuan. Untuk jenjang SMP sebanyak 120 orang dengan rinciannya 56 laki-laki dan 67 perempuan.

Sedangkan untuk jenjang SMA, tahun ajaran baru ini menerima 120 siswa baru dengan pembagian 61 laki-laki dan 79 perempuan.

"Jadi totalnya tahun ini ada 270 siswa baru. Jika ditambahkan dengan 50 orang siswa tahun lalu, seluruh siswa rakyat yang akan diasramakan mencapai 320 orang," jelas Pevi.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.