Gubenur Jateng: MTQ Nasional XXXI lebih dari sekadar jadi juara

September 2026 · 2 minute read

Gubenur Jateng: MTQ Nasional XXXI lebih dari sekadar jadi juara

Minggu, 13 September 2026 06:11 WIB

Image Print

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9/2026). ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan bahwa esensi ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI lebih dari sekadar menjadi juara.

"Penampilan peserta dioptimalkan. Jauh dari kepentingan apapun, termasuk lebih penting dari hanya sekedar jadi juara," katanya di Semarang, Sabtu malam.

Hal itu disampaikannya pada pembukaan MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Lapangan Simpang Lima Semarang.

"Saya meyakini di hati kami yang paling dalam bahwa seluruh peserta adalah juara di hadapan Allah SWT karena telah membaca dan mengamalkan Al Quran yang malam hari ini (MTQ, red) dibuka secara resmi," katanya.

Menurut dia, terpilihnya Jateng sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI merupakan momentum bersejarah mengulang 47 tahun silam ketika menjadi tuan rumah ajang serupa pada 1979

"Secara pribadi saya bersyukur bisa menjadi salah satu saksi terselenggaranya MTQ Nasional XXXI," katanya.

Ia mengatakan MTQ Nasional tidak hanya merupakan lomba untuk membaca dan menghafal Al Quran, tetapi di dalamnya mempunyai makna sebagai pesta rakyat yang menyatukan masyarakat di lintas agama dan latar belakang.

Dicontohkannya dengan kehadiran jajaran kepala daerah yang bukan beragama Islam, tetapi mereka berkenan untuk mengawal kafilahnya berlomba di MTQ Nasional di Jateng.

"Beliau-beliau ini adalah pimpinan daerah masyarakat yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Menunjukkan MTQ ini tidak hanya milik umat Islam, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia," katanya.

Meski kondisi geopolitik sedang tidak menentu, dengan adanya perang, dan sebagainya, tetapi dengan MTQ Nasional diharapkan akan dipancarkan kedamaian di seluruh Indonesia dan dunia.

"Ini menunjukkan bahwa semangat MTQ tidak telah melampaui arena perlombaan, tetapi ada suatu nafas kebersamaan, persatuan, dan 'spirit' dalam rangka persatuan bangsa Indonesia," katanya.

Turut hadir dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Ajang MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11-20 September 2026, dengan perlombaan yang berlangsung di 12 arena yang tersebar di Kota Semarang.

Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba dengan 48 kategori yang diperlombakan, dan panitia juga telah menyiapkan 5.257 butir soal.

Baca juga: MTQ Nasional akan digelar setiap tahun

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.