Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:52 WIB
VIVA – Bintang UFC, Islam Makhachev, membuka peluang untuk menghadapi Conor McGregor. Namun, duel tersebut bukan pertarungan MMA di dalam octagon, melainkan adu tinju di atas ring.
Baca Juga
Makhachev dan McGregor memang belum menyatakan pensiun dari dunia MMA. Akan tetapi, wacana pertarungan tinju antara dua nama besar tersebut tiba-tiba mencuat setelah Makhachev mengungkap percakapannya dengan Turki Alalshikh, salah satu pendiri Zuffa Boxing bersama Dana White.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Momen tersebut terjadi ketika Makhachev menghadiri sebuah acara tinju. Dalam kesempatan itu, Turki Alalshikh disebut menghubungi McGregor dan menanyakan kesediaannya untuk bertarung melawan Makhachev di atas ring.
Baca Juga
"Pertarungan kami masih mungkin terjadi. Saya punya cerita baru untuk diceritakan bersamanya. Saya pergi ke acara tinju, dan saya bersama Turki Alalshikh. Dia menelepon Conor dan bertanya apakah dia ingin bertinju dengan saya," ujar Makhachev kepada UFC Eurasia, dikutip Sportbible.
Makhachev mengaku langsung menyambut tawaran tersebut. Namun, dia kemudian meminta Turki menanyakan persetujuan kepada Dana White yang berada di dekat mereka.
Baca Juga
"Ya, saya setuju. Saya bilang kepadanya untuk bertanya ke Dana White yang ada di dekat kami. Dia tertawa. Kami tidak bisa berbicara; dia mulai menunjukkan bahasa tubuh," kata Makhachev.
Meski berstatus juara dunia MMA, Makhachev menyadari bahwa kemampuan tinjunya belum bisa disamakan dengan petinju profesional.
Petarung asal Rusia itu bahkan mengakui dirinya bukan seorang petinju kelas atas. Namun, dia tetap percaya diri jika harus berduel tinju menghadapi sesama petarung MMA.
"Saya bukan petinju kelas tinggi, namun saya dapat menangani diri saya sendiri kalau bertemu dengan petarung MMA lainnya," ujar Makhachev.
Jika duel tersebut benar-benar terwujud, McGregor memiliki keunggulan dari sisi pengalaman bertinju.
Makhachev belum pernah menjalani pertandingan tinju profesional. Sementara McGregor sudah pernah merasakan atmosfer pertarungan tinju terbesar ketika menghadapi legenda tinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather, pada 2017.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam duel tersebut, McGregor mampu bertahan hingga ronde ke-10 sebelum akhirnya kalah melalui technical knockout.
Kini, Makhachev justru membuka peluang untuk kembali mempertemukan dua bintang besar MMA tersebut, tetapi dengan aturan yang berbeda.
Halaman Selanjutnya
Bukan octagon, melainkan ring tinju yang bisa menjadi panggung pertarungan berikutnya antara Islam Makhachev dan Conor McGregor.