FSF pecat pelatih kepala Timnas Senegal
Senin, 13 Juli 2026 14:21 WIB
Grafik ilustrasi pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belgia melawan Senegal yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti
Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Senegal resmi berpisah dengan Pape Thiaw setelah Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) resmi memberhentikannya sebagai pelatih kepala tim berjuluk Singa Teranga tersebut.
"Keputusan telah diambil untuk mengakhiri hubungan profesional dengan pelatih tim nasional, Pape Thiaw, beserta staf kepelatihannya. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil-hasil olahraga dan prospek tim nasional, Komite Eksekutif FSF menilai langkah ini perlu diambil demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal," tulis FSF, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Momen ini terjadi setelah Thiaw gagal membawa Senegal berbicara banyak di Piala Dunia 2026, usai disingkirkan Belgia di babak 32 besar dengan skor 2-3.
Di Piala Dunia 2026, Singa Teranga lolos dari Grup I yang sangat kompetitif meski kalah 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia pada dua laga pertama, namun kemenangan meyakinkan 5-0 atas Irak membuat mereka melaju ke fase gugur sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Langkah Senegal kemudian terhenti di babak 32 besar setelah kalah dramatis 2-3 dari Belgia lewat perpanjangan waktu. Dalam pertandingan itu, Senegal menyia-nyiakan keunggulan dua gol hanya dalam lima menit terakhir waktu normal.
Kekalahan itu membuat Senegal gagal untuk setidaknya menyamai capaian terbaik mereka di Piala Dunia seperti pada edisi 2002 saat menembus perempat final. Ketika itu, sang pelatih Thiaw tampil sebagai penyerang Singa Teranga.
Thiaw menjadi pelatih kepala Senegal setelah menggantikan peran pelatih kepala sebelumnya Aliou Cisse pada 2024.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Timnas Senegal berpisah dengan pelatih kepala Pape Thiaw
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.