Final Soekarno Cup satukan semangat Bung Karno dan Bung Tomo - ANTARA News Jawa Timur

August 2026 · 2 minute read
Malam final ini bukan sekadar pertandingan biasa

Surabaya (ANTARA) - Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup Komarudin Watubun menyebutkan Final Soekarno Cup 2026 menyatukan semangat Bung Karno dan Bung Tomo melalui ajang sepak bola usia muda, yang digelar di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin malam.

“Malam final ini bukan sekadar pertandingan biasa. Malam ini kita menyatukan dua nama besar yang menentukan Merah-Putihnya sejarah bangsa yakni Bung Karno dan Bung Tomo,” kata Komarudin saat sambutan Final Soekarno Cup 2026 antara Banteng Jabar lawan Banteng Bali, yang dihadiri oleh Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Ia menjelaskan, alasan final digelar di Surabaya karena kota tersebut merupakan tempat kelahiran Bung Karno, sedangkan Gelora Bung Tomo mengabadikan nama tokoh yang berperan dalam perjuangan rakyat Surabaya.

Oleh karena itu, kata dia, semangat perjuangan kedua tokoh tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda yang mengikuti Soekarno Cup untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter.

Bung Karno, kata dia, lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901 dan menghabiskan masa remajanya di kota tersebut, termasuk dengan tinggal di rumah tokoh pergerakan HOS Tjokroaminoto.

Bahkan, lanjutnya, pemikiran Bung Karno mengenai Indonesia mulai berkembang ketika menjalani kehidupan di Surabaya dan berinteraksi dengan rakyat serta tokoh-tokoh pergerakan.

Sementara, kata Komarudin, Bung Tomo merupakan salah satu tokoh yang menggerakkan keberanian rakyat Surabaya ketika menghadapi pasukan Sekutu pada 10 November 1945 melalui pidato-pidatonya yang disiarkan lewat radio.

Di sisi lain, Soekarno Cup mempertemukan sejarah perjuangan bangsa dengan cita-cita generasi muda melalui sepak bola, terutama bagi peserta yang bermimpi menjadi pesepakbola profesional.

Ia menegaskan pesan Bung Karno tentang kekuatan pemuda menjadi salah satu nilai yang ingin ditanamkan melalui turnamen tersebut.

Hal tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan harapan dan pesan inisiator Soekarno Cup, Prananda Prabowo, jika seluruh talenta yang bertanding diharapkan menjadi pesepakbola hebat di lapangan sekaligus punya karakter disiplin, sportif, berani bermimpi besar untuk Indonesia.

“Saya mengingatkan sebuah pesan besar dari Bung Karno, Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Pesan itu bukan sekadar kata-kata, itu adalah keyakinan bahwa pemuda Indonesia memiliki tenaga, keberanian, kreativitas, dan semangat untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.