Endrick dan Ketatnya Persaingan di Lini Depan Real Madrid

August 2026 ยท 3 minute read

Liputan6.com, Jakarta - Endrick tetap ingin bertahan di Real Madrid meski peluang bermainnya pada musim 2026-2027 diperkirakan tidak akan mudah. Los Blancos juga belum memiliki keinginan melepas penyerang muda asal Brasil tersebut pada bursa transfer musim panas ini.

Laporan The Athletic mengabarkan Real Madrid telah menolak tawaran dari klub Italia untuk Endrick. Klub ibu kota Spanyol itu baru akan mempertimbangkan perubahan sikap apabila sang pemain sendiri meminta hengkang.

Keputusan tersebut memang menunjukkan besarnya kepercayaan Real Madrid terhadap potensi Endrick. Akan tetapi, persaingan di lini depan membuat perkembangan pemain berusia 20 tahun itu menjadi tantangan tersendiri.

Persaingan Ketat di Lini Serang

Jose Mourinho

Perbesar

Sebuah mural bergambar Jose Mourinho, karya seniman Italia TV BOY, terlihat di depan Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 21 Mei 2026. Mural tersebut muncul di tengah rumor kepulangan Mourinho ke Real Madrid. (Oscar Del Pozo / AFP)

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan terkesan dengan performa Endrick sepanjang pramusim. Penyerang Brasil itu juga tampil menjanjikan pada pertandingan uji coba pertamanya setelah kembali ke Santiago Bernabeu.

Meski demikian, jalan menuju tim utama masih sangat berat. Kylian Mbappe hampir dipastikan tetap menjadi pilihan utama sebagai penyerang tengah.

Di sektor sayap kanan, Real Madrid juga memiliki Yan Diomande yang direkrut sebagai investasi jangka panjang. Kehadiran Carlos Espi turut menambah persaingan karena memberikan opsi berbeda sebagai penyerang bertipe target man.

Endrick Membutuhkan Menit Bermain

Timnas Brasil vs Norwegia

Perbesar

Pemain depan Timnas Brasil #19, Endrick (Kiri), menembak dan melewatkan peluang selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Norwegia di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 6 Juli 2026. (ANGELA WEISS/AFP)

Selama beberapa musim terakhir, Endrick mampu bermain sebagai penyerang tengah maupun sayap kanan. Namun, kedua posisi tersebut kini sudah memiliki persaingan yang semakin ketat.

Situasi itu membuat Endrick diperkirakan hanya menjadi pelapis di dua posisi sekaligus. Padahal, pada usia yang masih sangat muda, ia membutuhkan menit bermain secara konsisten untuk terus berkembang.

Apabila kesempatan tampil tetap terbatas, opsi peminjaman dinilai dapat menjadi solusi terbaik. Oleh karena itu, Real Madrid perlu memastikan Endrick memperoleh ruang berkembang, baik di Santiago Bernabeu maupun bersama klub lain.

Masa Depan Bergantung pada Vinicius Junior

Olimpiakos vs Real Madrid

Perbesar

Kylian Mbappe dari Real Madrid, kanan, merayakan gol keempat timnya bersama rekan setimnya, Vinicius Junior, dalam pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid, di Pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Petros Giannakouris)

Ada kemungkinan Real Madrid memiliki rencana jangka panjang terhadap Endrick. Salah satu skenario yang berkembang adalah menjadikannya bagian penting apabila Vinicius Junior meninggalkan klub pada masa mendatang.

Jika Vinicius Junior hengkang, komposisi lini depan Real Madrid akan berubah signifikan. Mbappe bisa bergeser ke sisi kiri sehingga Endrick berpeluang mengisi posisi penyerang tengah, atau mengisi sayap kanan apabila Diomande berpindah ke kiri.

Untuk saat ini, Real Madrid masih memilih mempertahankan Endrick. Akan tetapi, keputusan tersebut baru akan memberikan hasil positif apabila sang pemain memperoleh kesempatan bermain yang cukup sepanjang musim.

Sumber: The Real Champs

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Striker Vietnam Protes Nilai Pasar Timnas Indonesia