Duta Besar Michel Issa ke Lebanon Selatan, Kunjungan Utusan AS yang Pertama Sejak Perang Israel-Hizbullah 2006

September 2026 · 2 minute read

AKURAT.CO Duta Besar Amerika Serikat untuk Lebanon Michel Issa mengunjungi Lebanon Selatan pada Selasa, 15 September 2026. Ini adalah kunjungan utusan AS kali pertama sejak perang Israel-Hizbullah 2006.

Michel Issa mengunjungi Zawtar al-Gharbiyeh dan sebuah jembatan sementara di Qa'qaiyat al-Jisr, didampingi delegasi dari Council for Development and Reconstruction (CDR), badan pemerintah Lebanon yang menangani pembangunan dan rekonstruksi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi wilayah selatan Lebanon serta perkembangan zona percontohan yang menjadi bagian dari kerangka kesepakatan yang didukung Amerika Serikat.

Di Zawtar al-Gharbiyeh, Duta Besar AS Michel Issa mengunjungi Gereja Kabar Sukacita (Annunciation Church), yang mengalami kerusakan akibat serangan Israel di kawasan sekitarnya. Dari gereja tersebut, Issa dapat melihat Zawtar al-Sharqiyah, tempat pasukan Israel masih berada. Laporan media Lebanon juga menyebut sebuah drone Israel terbang di sekitar gereja ketika kunjungan berlangsung.

Michel Issa Tinjau Dampak Serangan Israel

Kunjungan Michel Issa berlangsung dengan pengamanan ketat dari pasukan keamanan Lebanon dan petugas keamanan kedutaan AS. Selama berada di Zawtar al-Gharbiyeh, ia melihat langsung kondisi bangunan yang rusak serta situasi masyarakat yang masih menghadapi dampak konflik.

Wali Kota Zawtar al-Gharbiyeh Abed Ezzeddine mengatakan kepada Issa bahwa sejumlah warga masih tidak dapat mencapai beberapa kawasan di dekat posisi pasukan Israel.

Ezzeddine juga menyampaikan persoalan rekonstruksi kepada Duta Besar AS tersebut. Menurutnya, Issa menyatakan dukungan terhadap pembangunan kembali wilayah yang terdampak perang, tetapi tidak memberikan batas waktu pelaksanaannya.

Kedutaan Besar AS di Beirut mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk menilai kondisi di lapangan dan melihat langsung perkembangan serta berbagai tantangan di zona percontohan.

“Amerika Serikat tetap berkomitmen mendukung Pemerintah Lebanon dan Angkatan Bersenjata Lebanon dalam memperkuat kewenangan negara, melindungi warga sipil, menyediakan layanan, serta menciptakan kondisi yang diperlukan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas jangka panjang,” kata kedutaan AS.

Jembatan Penghubung Nabatieh dan Bint Jbeil

Setelah mengunjungi Zawtar al-Gharbiyeh, Michel Issa meninjau sebuah jembatan sementara di Qa'qaiyat al-Jisr yang dibangun untuk menggantikan jembatan yang hancur akibat serangan udara Israel.

Jembatan sementara tersebut berada di atas Sungai Litani dan dibuka oleh Kementerian Pekerjaan Umum Lebanon pada Selasa. Infrastruktur itu memulihkan jalur darat langsung antara distrik Nabatieh dan Bint Jbeil sambil menunggu pembangunan kembali jembatan permanen.

Kunjungan ke lokasi tersebut menjadi bagian dari perhatian AS terhadap pemulihan infrastruktur Lebanon Selatan yang mengalami kerusakan selama konflik.

Kesepakatan AS-Lebanon-Israel Masih Menghadapi Hambatan

Kunjungan Michel Issa berlangsung kurang dari tiga bulan setelah Amerika Serikat, Lebanon dan Israel menandatangani kerangka kesepakatan trilateral di Washington pada 26 Juni 2026. Kesepakatan yang dimediasi AS itu bertujuan mengurangi konflik dan secara bertahap memulihkan kendali pemerintah Lebanon di wilayah selatan.