DPRD Situbondo dukung KSP wisata Pasir Putih asal sesuai regulasi - ANTARA News Jawa Timur

August 2026 · 2 minute read

Situbondo (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, memberikan dukungan kepada pemerintah daerah setempat dalam optimalisasi pengembangan objek Wisata Bahari Pasir Putih sesuai regulasi melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak ketiga atau investor.

Ketua DPRD Kabupaten Situbondo Mahbub Junaidi di Situbondo, Rabu, menyampaikan dukungannya terhadap terobosan atau inovasi yang dilakukan pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal daerah untuk melakukan revitalisasi secara mandiri.

"Kami dari DPRD tentu mendukung inovasi Pemkab Situbondo ini, dan harapan kami terpenting adalah sesuai dengan regulasi atau perundang-undangan, karena status Wisata Bahari Pasir Putih ini merupakan aset daerah," katanya.

Mahbub mengatakan pengembangan objek wisata pantai melalui kerja sama pemanfaatan aset milik pemerintah daerah dengan investor itu menjadi solusi di tengah keterbatasan fiskal Pemkab Situbondo.

Menurut dia, seluruh prosedur kerja sama pemanfaatan wisata Pasir Putih yang merupakan ikon pariwisata Situbondo itu sesuai koridor dan aturan yang berlaku.

Ia menyebutkan banyak ragam mekanisme dan skema kerja sama investasi yang bisa ditawarkan kepada investor, baik pembangunan fisik maupun pengelolaan kawasan wisata.

"Kami di DPRD menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah untuk skema kerja samanya, dan terpenting sesuai regulasi yang sah dan memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan asli daerah (PAD)," kata Mahbub.

Pemerintah Kabupaten Situbondo membuat terobosan baru yakni Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Wisata Bahari Pasir Putih dengan pihak ketiga untuk pengembangan destinasi pantai yang menjadi ikon pariwisata daerah itu.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Pryaogo menyampaikan sejak dua dekade terakhir objek wisata Pasir Putih di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, itu belum bisa berkembang seperti yang diharapkan.

"Oleh karena itu, kami harus berani dan mengakui membutuhkan terobosan, butuh inovasi, pikiran besar dan langkah besar. Yakni membuka peluang dan ruang bagi mitra profesional untuk masuk melalui skema kerja sama pemanfaatan atau KSP," katanya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.