Batulicin (ANTARA) - DPRD Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, perjuangkan aspirasi warga Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban terkait penyerapan tenaga kerja lokal disalah satu perusahaan tambang batu bara.
"Warga Sebamban Baru menyampaikan tuntutan kesempatan kerja di Pelabuhan batubara milik PT Borneo Indobara melalui rapat dengar pendapat," kata Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Boby Rahman di Batulicin, Kamis.
Keterlibatan warga Sebamban Baru dalam aktivitas operasional pelabuhan PT BIB hingga kini masih sangat terbatas.
Kepala Desa Sebamban Baru, Huri Alianor Bersama perwakilan warga Sebamban Baru, Ali Akbar, menyampaikan tuntutan tentang Peta Batas Desa di Wilayah Kecamatan Angsana.
Karena itu, masyarakat meminta agar keberadaan aktivitas perusahaan turut memberikan manfaat ekonomi bagi warga, termasuk melalui akses kesempatan kerja.
Boby memastikan, DPRD Tanah Bumbu akan menjadwalkan pertemuan dengan memanggil manajemen PT BIB dan Pemerintah Desa Bunati untuk membahas hal tersebut.
DPRD berharap seluruh pihak terkait hadir sehingga persoalan yang disampaikan masyarakat dapat dibahas secara langsung dan mendapatkan kejelasan.
Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Erwin Prasetya, meminta masyarakat tetap tenang dan bersabar.
Menurutnya, penyelesaian persoalan harus dilakukan secara bertahap, termasuk memastikan kejelasan batas wilayah desa sebelum membahas tuntutan terkait pemberdayaan dan penyerapan tenaga kerja.
“Kami akan segera menjadwalkan ulang pertemuan berikutnya dengan memanggil seluruh pihak terkait, termasuk perusahaan dan pemerintah desa setempat, agar persoalan ini bisa segera diselesaikan secara tuntas," tegas Andi Erwin.
Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.