DPRD Kotim dorong pendidikan adaptif di era digital

August 2026 · 3 minute read

DPRD Kotim dorong pendidikan adaptif di era digital

Minggu, 16 Agustus 2026 20:06 WIB

Image Print

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah seiring perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi kehidupan generasi muda.

“Semua yang disampaikan oleh Presiden Prabowo tadi dalam pidatonya bahwa semua serba digital. Ini juga harus menjadi momentum dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah di Sampit, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan Riskon berkaitan dengan pidato Presiden RI dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke 81 Kemerdekaan RI.

Menurut Riskon, perkembangan teknologi digital tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan karena peserta didik saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan perangkat teknologi, khususnya gawai atau gadget.

Kondisi tersebut perlu direspons melalui kebijakan pendidikan yang mampu menyelaraskan perkembangan teknologi dengan proses pembelajaran di sekolah, sehingga pendidikan tidak tertinggal dari perubahan zaman.

Ia berharap Dinas Pendidikan Kotim dapat menyusun regulasi maupun kebijakan yang dapat menjadi pedoman bersama bagi satuan pendidikan dalam menerapkan pembelajaran yang menyesuaikan perkembangan teknologi.

“Kita berharap nanti memang ada semacam regulasi yang disusun oleh Dinas Pendidikan dalam rangka menyamakan persepsi, sehingga kurikulum yang sudah disusun itu juga mengikuti dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Riskon melanjutkan, penyelarasan tersebut penting agar penggunaan teknologi dalam pendidikan tidak sekadar menjadi pelengkap, tetapi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memperluas akses peserta didik terhadap sumber pengetahuan.

Anak-anak semakin terbiasa menggunakan teknologi digital dalam aktivitas sehari-hari, sehingga pendekatan pendidikan perlu disesuaikan tanpa mengabaikan pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan.

“Karena saat ini era Gen Z ini hampir tidak ada anak-anak kita yang tidak bisa memakai gadget. Dalam rangka itu juga, terlebih lagi tenaga pendidiknya berarti harus mengikuti perkembangan zaman,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kesiapan tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi transformasi digital di sektor pendidikan. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga perlu memahami teknologi yang digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini berharap peningkatan kapasitas guru berjalan beriringan dengan pembaharuan kurikulum dan penyediaan sarana pendukung.

“Dengan begitu, transformasi digital pendidikan di Kotim dapat diterapkan secara lebih terarah dan tidak menimbulkan kesenjangan antara kemampuan peserta didik dengan kesiapan sekolah,”imbuhnya

Ia menambahkan, momentum peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai sektor pembangunan, termasuk pendidikan.

Bagi DPRD Kotim, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan generasi daerah agar mampu menghadapi persaingan yang semakin berbasis teknologi.

“Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan DPRD diperlukan agar kebijakan pendidikan yang diterapkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan generasi masa kini sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan,” demikian Riskon.

Baca juga: Paskibraka Kotim siap kibarkan Merah Putih pada HUT ke 81 RI

Baca juga: Modifikasi cuaca digencarkan atasi kekeringan di Kotim

Baca juga: Bupati Kotim terapkan emansipasi wanita dalam kepanitiaan HUT Kemerdekaan

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.