Dihujani Kritik, Thomas Tuchel Yakin Tetap Pimpin Inggris Hingga Euro 2028

July 2026 · 3 minute read

Thomas Tuchel pelatih Timnas Inggris

Harapan Inggris mengakhiri penantian panjang menuju final Piala Dunia kembali pupus. Kekalahan 2-1 dari Argentina di semifinal bukan hanya menyisakan kekecewaan, tetapi juga memicu evaluasi terhadap kinerja pelatih Thomas Tuchel.

Meski Federasi Sepak Bola Inggris (FA) belum menunjukkan tanda-tanda akan mengganti pelatih asal Jerman itu, penampilan tim sepanjang turnamen tetap akan dibedah secara menyeluruh.

FA Tinjau Performa Tuchel dan Tim Inggris

Menurut laporan yang beredar, FA akan melakukan evaluasi lengkap terhadap perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026, termasuk kinerja Thomas Tuchel selama turnamen.

Proses penilaian tersebut akan dipimpin oleh John McDermott bersama departemen teknis FA. Hasil evaluasi nantinya menjadi bahan pertimbangan untuk melihat apakah dukungan penuh kepada Tuchel tetap dipertahankan setelah seluruh aspek penampilan Inggris dianalisis.

Kekalahan dari Argentina memicu kritik keras. Inggris sempat unggul lebih dulu lewat gol Anthony Gordon, tetapi keadaan berubah dalam waktu singkat setelah Lionel Messi memimpin kebangkitan Argentina. Dua gol cepat membuat The Three Lions gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengubur impian tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.

Kini Inggris harus mengalihkan fokus ke perebutan tempat ketiga melawan Prancis yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu.

BACA JUGA:

Banjir Kritik, Tuchel Tetap Yakin Bisa Membawa Inggris Lebih Baik

Sepanjang turnamen, pendekatan taktik Tuchel beberapa kali menjadi bahan perdebatan. Seusai kekalahan dari Argentina, banyak pengamat menilai Inggris bermain terlalu dalam setelah unggul sehingga memberi ruang bagi lawan untuk mengambil alih permainan.

Legenda Inggris Wayne Rooney termasuk sosok yang secara terbuka mengkritik keputusan taktik tersebut.

Meski demikian, Tuchel tetap menunjukkan keyakinan penuh terhadap proyek yang sedang dijalankannya bersama Inggris.

“Ya, 100 persen. Masih banyak yang bisa kami tingkatkan dan saya sangat senang melakukannya,” kata Tuchel.

Ia mengaku menikmati pekerjaannya bersama tim nasional Inggris dan merasa masih ada potensi besar yang belum sepenuhnya terlihat saat pertandingan.

“Saya melihat kualitas itu setiap sesi latihan dan di setiap pemusatan latihan. Saya masih merasa kami punya satu level lagi yang harus dicapai untuk memenangkan trofi besar,” ujar Tuchel.

Kontrak Hingga Euro 2028 Masih Berlaku

Beberapa bulan sebelum Piala Dunia dimulai, Tuchel telah menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun yang membuatnya terikat hingga Euro 2028.

Chief Executive FA, Mark Bullingham, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa kontrak tersebut memuat klausul yang berkaitan dengan performa tim. Karena itu, hasil evaluasi usai Piala Dunia diperkirakan menjadi bagian penting dalam menilai kelanjutan proyek Tuchel bersama Inggris.

Meski gagal mencapai final, Tuchel tetap mencatatkan pencapaian dengan membawa Inggris menembus semifinal Piala Dunia, yang baru menjadi kali keempat dalam sejarah mereka. Ia juga mendapat pujian atas kemenangan impresif Inggris atas Meksiko di Stadion Azteca yang dinilai sebagai salah satu penampilan tandang terbaik tim nasional tersebut.

Opini Gilabola.com

Inggris memang gagal mempertahankan keunggulan atas Argentina, namun menilai masa depan Thomas Tuchel hanya berdasarkan 20-30 menit terakhir pertandingan akan terasa terburu-buru.

Jika evaluasi dilakukan secara objektif terhadap keseluruhan turnamen, keputusan apa pun nantinya akan memiliki dasar yang jauh lebih kuat daripada sekadar tekanan publik sesaat.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.