Dibekap Asap Karhutla RI, Kualitas Udara Malaysia Semakin Parah

August 2026 ยท 2 minute read

Jakarta, CNN Indonesia --

Kualitas udara di negara tetangga Indonesia, Malaysia, kian parah dibekap asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.

Menurut indeks kualitas udara Malaysia Air Pollutant Index Management System (APIMS) terdapat sejumlah wilayah yang masuk dalam kategori tidak sehat per Kamis (20/8) pukul 14.00 waktu setempat. Kebanyakan wilayah berada di negara bagian Sarawak yang berbatasan langsung dengan Kalimantan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Polusi Udara Malaysia mengklasifikasikan angka 0-50 sebagai kualitas udara sehat, 50-100 masuk kategori sedang, 101-200 tak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 masuk dalam kategori bahaya.

Wilayah itu yakni Serian dengan API 195, Kuching dengan indeks 191, Sri Aman dengan indeks 178, Samarahan dengan indeks 175.

Angka-angka tersebut lebih tinggi dari indeks kualitas udara yang tercatat pada 12 Agustus lalu. Namun, dari segi wilayah area yang terdampak berkurang. Hanya Samarahan indeks kualitas udaranya menurun.

Pekan lalu, terdapat 11 wilayah di Malaysia yang terdampak kabut asap imbas karhutla. Wilayah itu mencakup Serian dengan API 182, Kuching dengan indeks 176, Sri Aman dan Sarikei 158, Mukah dan Sibu 152, dan Samarahan 183, demikian dikutip Malay Mail.

Di wilayah lain seperti Johan Setia mencatat indeks kualitas udara 154, Shah Alam 101, Kuala Lumpur 131, dan Putrajaya 104.

Kabut asap menerjang sejumlah wilayah di Malaysia menyusul kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Kementerian Kesehatan Malaysia menyarankan bagi masyarakat yang terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat indeks udara melebihi 100 dan segera memeriksakan diri jika mengalami sesak napas atau batuk berkepanjangan.

Kementerian juga akan memperkuat pengawasan terhadap penyakit terkait kabut asap dan meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan, pasokan obat-obatan, dan tenaga medis.

(isa/bac)

placeholder