Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sidoarjo mengajak masyarakat setempat untuk melestarikan lingkungan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri dengan menanam 600 bibit pohon di Sidoarjo, Jawa Timur.
Ketua DPC Demokrat Sidoarjo, Zahlul Yussar, di Sidoarjo, Jumat, menyatakan penanaman pohon dipilih sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mengingat Sidoarjo merupakan kawasan perkotaan dan industri yang membutuhkan lebih banyak ruang hijau.
"Kami mengajak seluruh peserta menanam 600 bibit pohon yang nantinya juga akan dibagikan untuk ditanam di rumah masing-masing peserta," kata Zahlul.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, yang dilaksanakan di berbagai daerah, dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat.
Hal tersebut sekaligus merupakan rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang melibatkan kader, relawan, organisasi masyarakat, hingga pelaku usaha mikro.
Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat Sidoarjo berharap dapat memperkuat kolaborasi antara kader, pemerintah daerah, relawan, organisasi masyarakat, dan masyarakat umum dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua Srikandi Demokrat Jawa Timur, Arumi Bachsin, menyatakan program pelestarian lingkungan tersebut disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.
Sejumlah kegiatan yang digelar di antaranya aksi bersih-bersih pantai di wilayah pesisir, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya penghijauan melalui pembagian bibit tanaman kepada masyarakat.
Arumi menyatakan perubahan perilaku dalam menjaga lingkungan perlu dimulai dari pribadi dan lingkungan rumah sehingga dapat menjadi teladan bagi generasi muda untuk membangun kebiasaan yang berkelanjutan.
"Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan mampu mewariskan lingkungan dengan udara yang lebih sehat dan air yang lebih bersih kepada generasi berikutnya," ujar Arumi.
Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.