Jakarta (ANTARA) - OpenAI menambah fitur baru di ChatGPT bernama Virtual Try On yang memungkinkan pengguna melihat gambaran diri ketika mengenakan pakaian tertentu secara virtual hanya dengan mengunggah foto.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat gambar simulasi saat mengenakan pakaian yang ditampilkan dalam percakapan ChatGPT.
Melansir Engadget, Kamis (1/10) waktu setempat, fitur dengan konsep serupa sebelumnya telah diterapkan Google pada fitur pencarian mereka yang memungkinkan pengguna mengunggah foto dan melihat tampilan diri mereka dalam berbagai jenis pakaian.
Baca juga: OpenAI hadirkan pelindungan bagi anak dan remaja pengguna ChatGPT
Pengguna dapat mengakses Virtual Try On ketika menemukan produk pakaian dalam percakapan dengan ChatGPT. Setelah memilih pakaian, pengguna dapat mengetuk opsi "Try on", kemudian mengunggah foto selfie dan foto seluruh badan yang dapat digunakan ChatGPT untuk menghasilkan gambar.
Fitur tersebut juga tidak terbatas pada produk yang direkomendasikan ChatGPT. Pengguna juga dapat mengunggah tangkapan layar atau gambar pakaian yang mereka temukan di situs atau tempat lain.
OpenAI mengatakan kemampuan tersebut memanfaatkan model ChatGPT Images 2.5 yang dirilis pada September 2026 untuk menghasilkan gambar virtual try-on.
Selain fitur mencoba pakaian secara virtual, OpenAI kini memungkinkan pengguna menyimpan produk yang mereka sukai ke dalam perpustakaan di dalam aplikasi.
Dengan demikian, produk yang sebelumnya ditemukan dapat dibuka kembali ketika pengguna ingin melihatnya atau mempertimbangkan pembelian kemudian hari.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan pengaturan privasi ketika mengunggah gambar ke ChatGPT. Pasalnya, gambar yang diunggah dari akun pribadi secara otomatis akan digunakan untuk melatih model AI, kecuali pengguna memilih untuk tidak mengizinkannya.
Fitur berbelanja menjadi salah satu area yang terus dikembangkan OpenAI di ChatGPT. Perusahaan sebelumnya sempat menghadirkan Instant Checkout yang memungkinkan pengguna menyelesaikan transaksi melalui ChatGPT, meskipun fitur tersebut kini telah dihentikan.
OpenAI juga menyediakan iklan di dalam percakapan yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk dan layanan mereka.
Meski ChatGPT belum beroperasi sebagai platform niaga daring dengan skala seperti Amazon, penambahan berbagai fitur belanja menunjukkan upaya OpenAI memperluas fungsi chatbot dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi alat yang dapat membantu pengguna menemukan produk yang ingin dibeli.
Baca juga: Kalahkan ChatGPT, Muse telah diunduh 1,8 juta kali dalam 12 hari
Baca juga: Anthropic peringatkan bahwa AI bisa timbulkan risiko katastropik
Baca juga: WhatsApp kenalkan fitur kontrol baru bagi orang tua lindungi remajanya
Baca juga: Google rilis Gemini 4 Argon jadi model AI terkuatnya saat ini
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.