Caritas Indonesia dan Airbnb.org membantu hunian sementara korban gempa Flores
Jumat, 28 Agustus 2026 18:25 WIB
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). Gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026) tersebut menyebabkan ratusan rumah rusak di pulau berpenduduk sekitar 11.000 jiwa dan berjarak 20-30 kilometer dari pusat gempa. ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/nym.
Kupang, NTT (ANTARA) - Caritas Indonesia bersama Airbnb.org menyediakan hunian sementara gratis bagi warga dan petugas tanggap darurat terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)
untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal selama masa pemulihan.
Antonius Eko Sugiyanto dari Caritas Indonesia dalam keterangannya yang diterima di Kupang, Jumat, mengatakan hunian sementara tersebut dapat dimanfaatkan warga dan relawan Caritas Indonesia di Ruteng, Maumere, dan Labuan Bajo, serta relawan yang bertugas di National Logistics Hub di Surabaya.
"Warga dan relawan yang memenuhi syarat akan menerima kredit dari Airbnb.org yang dapat digunakan untuk memesan penginapan Airbnb secara gratis sesuai dengan kebutuhan mereka," katanya.
Ia menjelaskan seluruh biaya menginap ditanggung Airbnb.org melalui dukungan para donatur, sehingga warga terdampak dapat memperoleh tempat tinggal sementara tanpa biaya selama masa pemulihan.
Menurut dia, kemitraan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban warga yang berada di lokasi pengungsian sekaligus melengkapi penanganan bencana yang dilakukan Caritas Indonesia di berbagai wilayah terdampak.
Caritas Indonesia, lembaga kemanusiaan resmi Konferensi Waligereja Indonesia, bermitra dengan Airbnb.org untuk menyediakan hunian sementara setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutip dalam rilis tersebut, gempa menyebabkan lebih dari 80.000 orang mengungsi di berbagai wilayah terdampak.
Antonius mengatakan hunian sementara dapat memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumah akibat gempa.
"Hal ini memberi kesempatan bagi keluarga untuk beristirahat, menjaga rutinitas sehari-hari, dan mulai menata kembali kehidupan mereka di tengah situasi yang sulit," ujarnya.
Ia menambahkan dukungan hunian tersebut juga membantu tim Caritas Indonesia memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan psikososial, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, dalam lingkungan yang lebih kondusif.
Selain hunian sementara, Caritas Indonesia terus melakukan penanganan bencana melalui distribusi logistik, layanan kesehatan, dan dukungan kesehatan mental di berbagai keuskupan terdampak.
Masyarakat terdampak yang membutuhkan hunian sementara melalui Airbnb.org dapat menghubungi Caritas Indonesia melalui Antonius Eko Sugiyanto di nomor 0812-9453-8853.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Caritas Indonesia dan Airbnb.org bantu hunian korban gempa Flores
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.