Cara Apple akali pengiriman baterai iPhone 18

September 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Apple menemukan cara mengatasi aturan pengiriman baterai berkapasitas besar untuk iPhone 18 Pro Max, tanpa harus mengurangi kapasitas fisik baterainya melalui perangkat lunak yang membatasi kapasitas baterai selama proses pengiriman.

GSM Arena pada Minggu, melaporkan bahwa langkah ini berkaitan dengan regulasi pengiriman internasional yang memberikan persyaratan tambahan untuk perangkat dengan baterai sel tunggal berkapasitas lebih dari 20 watt-hour (Wh).

Apple kemudian menerapkan sistem firmware yang menjaga kapasitas baterai iPhone 18 Pro Max tetap di bawah ambang 20 Wh sejak keluar dari pabrik hingga perangkat sampai ke konsumen.

Baca juga: Apple mungkin naikkan harga gadgetnya lagi imbas kenaikan memori

Setelah iPhone diaktifkan untuk pertama kali, pembatasan tersebut otomatis dilepas sehingga seluruh kapasitas baterai dapat digunakan.

Dengan cara ini, Apple tetap dapat menggunakan baterai berkapasitas lebih besar tanpa harus mengubah perangkat keras hanya untuk memenuhi persyaratan selama proses distribusi.

Berdasarkan informasi kapasitas baterai yang terungkap, iPhone 18 Pro Max versi Amerika Serikat dengan konfigurasi eSIM memiliki baterai berkapasitas terukur 5.567 mAh atau sekitar 21,75 Wh.

Baca juga: iPhone 18 Pro Max mampu isi baterai hingga 50 persen dalam 15 menit

Sementara versi Eropa yang masih menggunakan slot kartu SIM fisik, memiliki kapasitas 5.391 mAh atau sekitar 21,06 Wh. Keduanya berada di atas batas 20 Wh.

Apple juga menyiapkan solusi ketika perangkat yang sudah diaktifkan harus kembali dikirim, misalnya untuk perbaikan, pengembalian, tukar tambah, atau diberikan kepada orang lain.

Melalui fitur Prepare to Ship, iPhone akan mengurangi energi baterai hingga berada di bawah 20 Wh sekaligus menetapkan batas pengisian.

Baca juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max: 10 hal yang wajib diketahui

Setelah proses pengiriman selesai, pembatas tersebut dapat dibatalkan dan kapasitas penuh kembali tersedia.

Untuk pengiriman tertentu seperti perbaikan, tukar tambah, atau pengembalian, Apple menyebut batas pengisian dapat ditetapkan pada 80 persen selama 14 hari.

Apple menegaskan mekanisme tersebut dibuat untuk memenuhi persyaratan pengiriman, bukan karena baterai iPhone 18 Pro Max tidak aman digunakan.

Baca juga: Cara menjadikan iPhone sebagai webcam MacBook tanpa aplikasi

Perusahaan bahkan menyediakan panduan khusus, untuk memastikan perangkat memenuhi ketentuan sebelum dikirim.

Langkah ini menunjukkan bagaimana produsen dapat memanfaatkan perangkat lunak, untuk menghadapi aturan logistik yang sebelumnya berpotensi membatasi penggunaan baterai berkapasitas lebih besar pada ponsel pintar.

Baca juga: iPhone Duo bakal jadi lini produk, Apple siapkan varian Max hingga SE

Penerjemah: Chairul Rohman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.