Bupati Pacitan pimpin upacara HUT RI dari kedalaman Goa Luweng Ombo - ANTARA News Jawa Timur

August 2026 · 2 minute read

Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari kedalaman sekitar 110 meter Goa Luweng Ombo, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Jawa Timur, Senin.

Upacara tersebut menjadi bagian dari rangkaian Gahvara Yava Expedition 2026 yang melibatkan para penjelajah gua, peneliti BRIN, Tim Ekspedisi Merah Putih, serta masyarakat setempat.

Indrata yang akrab disapa Mas Aji turun langsung ke dalam goa untuk memimpin upacara.

Bendera Merah Putih berukuran 22 x 17 meter juga dibentangkan di mulut Goa Luweng Ombo.
 

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kedalaman sekitar 110 meter Goa Luweng Ombo, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Pacitan, Jawa Timur, Senin (17/8/2026). Upacara tersebut menjadi bagian dari Gahvara Yava Expedition 2026 yang mengusung agenda eksplorasi, ANTARA/HO - Prokopim Pacitan


Indrata mengatakan pelaksanaan upacara di kawasan bawah tanah tersebut menjadi momentum untuk mengenalkan potensi geologi dan kawasan karst Pacitan sekaligus mendorong kegiatan eksplorasi dan penelitian.

"Semangat kemerdekaan juga diwujudkan dengan mengenali dan menjaga kekayaan alam Indonesia," katanya.

Menurut dia, eksplorasi sistem Goa Luweng Ombo diharapkan menghasilkan data dan dokumentasi yang dapat mendukung penelitian, konservasi, pendidikan, serta pengembangan potensi daerah secara bertanggung jawab.

Sementara itu, upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Pemkab Pacitan tetap dilaksanakan dengan Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah sebagai inspektur upacara.

Gahvara Yava Expedition 2026 berlangsung pada 9-19 Agustus dengan agenda eksplorasi, pemetaan, penelitian, konservasi, dan dokumentasi sistem Goa Luweng Ombo.Kepsen:

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.